Netral English Netral Mandarin
00:57wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Titus Bonai Ikut Jejak Okto Maniani Gabung ke Partai Gelora, Fahri: Hadiah Luar Biasa Jelang HUT RI

Selasa, 17-Agustus-2021 07:45

Titus Bonai, Okto Maniani
Foto : Dokumentasi Partai Gelora
Titus Bonai, Okto Maniani
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks penyerang Timnas Senior Indonesia Titus Bonai asal Papua mengikuti jejak rekannya Okto Maniani yang telah bergabung ke Partai Gelombang Rakyat (Gelora).

Tibo, sapaan akrab Titus Bonai secara resmi bergabung dengan partai besutan Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfuz Sidik itu pada Senin (16/8/2021).

Partai Gelora menilai, bergabungnya Okto Maniani dan Titus Bonai ibarat bermain sepak bola, di mana partai tersebut menjelang Pemilu 2024 telah didukung penyerang dan winger (sayap) yang memiliki skill kecepatan lari yang luar biasa, bisa menarik simpati masyarakat.

"Menyusul Okto Maniani siang ini, Titus Bonai (Tibo), mantan pemain Timnas Indonesia asal Papua, pemain Persipura dan klub-klub lainnya bergabung bersama Partai Gelora Indonesia," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah dalam keterangannya, Senin (16/8/2021).

Menurut Fahri, bergabungnya Okto Maniani dan Titus Bonai merupakan hadiah yang luar biasa bagi Partai Gelora menjelang peringatan Kemerdekaan RI ke-76.

"Ini hadiah bertubi-tubi yang luar biasa menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-76. Okto Maniani dan Titus Bonai juga akan meramaikan peristiwa PON di Papua bulan Oktober mendatang," ujarnya.

Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini menambahkan, bergabungnya Okto dan Tibo menandakan bahwa Partai Gelora mendapatkan sambutan luas dari tokoh-tokoh dan masyarakat Papua.

"Penerimaan yang luas dari tokoh-tokoh dan masyarakat Papua kepada Partai Gelora adalah perlambang bahwa partai ini memang mencerminkan warna ke-Indonesiaan yang kuat," ucap Fahri.

Visi ke-Indonesiaan Partai Gelora dengan Arah Baru Indonesia Menuju Lima Besar Dunia, lanjut Fahri, tidak hanya 'ditangkap' oleh orang-orang besar di Indonesia Barat saja, tetapi juga di  Indonesia Timur.

"Orang-orang besar dari barat dan timur dari seluruh Indonesia sudah menyambutnya dengan baik sejak pawai kebangsaan dan Gerakan Arah Baru yang kita rancang pada tahun-tahun sebelumnya," paparnya.

Fahri berharap dengan keanggotaan dua pemain sepak bola nasional asal Papua ini, akan menjadikan penanda pilihan politik masyarakat Papua dan rakyat Indonesia pada umumnya dalam menyalurkan aspirasi dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Mudah-mudahan keanggotaan dua pemain fenomenal kita dari Papua ini, akan menjadi tonggak penanda, bahwa Partai Gelombang Rakyat Indonesia akan menjadi pilihan masyarakat Indonesia ke depan. Ini harus kita syukuri karena momen-momen ini, kita mendapatkan kebahagiaan berkali-kali," tandas Fahri Hamzah.

Sementara itu, Ketua Bidang Rekrutmen Anggota DPN Partai Gelora Indonesia Endy Kurniawan mengatakan, sejak awal mendengar Titus Bonai akan menyusul bergabung ke Partai Gelora.

Karenanya, ia mengapresiasi kinerja DPW  Papua yang secara gigih berhasil merekrut tokoh-tokoh Papua seperti Okto Maniani dan Titus Bonai.

"Platform Gelora yang terbuka dan kolaboratif saya kira menjadi daya tarik bagi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk seperti di Papua," katanya.

Partai Gelora, tambah Endy, bersyukur atas bergabungnya Tibo. Hal ini akan jadi pendorong untuk terus meningkatkan kerja teritorial dan kerja digital seluruh fungsionaris baik di DPN, DPW maupun DPD se-Indonesia.

Titus Bonai bukanlah sosok asing di dunia sepak bola tanah air yang berposisi sebagai penyerang. Pria bernama lengkap Titus John Londouw Bonai ini lahir di Jayapura, Papua, pada 4 Maret 1989.

Tibo mengawali kariernya bersama Persipura Jayapura U-21 pada tahun 2008. Sebelum pandemi, Titus Bonai kembali bermain untuk Borneo FC, yang sempat dibelanya selama dua musim.

Selain bermain di Persipura Jayapura, Tibo juga sempat bermain di Sriwijaya FC, PSM Makassar, Semen Padang, Bontang FC dan Persiram Raja Ampat. Tibo juga sempat membela klub Thailand, BEC Tero Sasana.

Di Timnas Indonesia, Titus Bonai pernah bermain untuk Timnas U-23 Indonesia, Piala AFC 2012 dan ajang Sea Games 2011 dibawah asuhan Rahmad Darmawan.

Kala itu penampilan Titus Bonai begitu memukau dan konsisten saat berduet dengan Patrich Wanggai rekan tanah kelahirannya di Papua begitu fantastis.

Secara individu, skill, fisik dan naluri golnya sangat tinggi. Tibo selalu menjadi starter dalam semua pertandingan Timnas Indonesia di ajang internasional.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P