Netral English Netral Mandarin
02:39wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
TN Ujung Kulon Tutup hingga 30 Mei, Lima Destinasi Menarik Ini Bisa Dikunjungi Jika Sudah Dibuka Lagi

Selasa, 18-Mei-2021 06:15

Badak Jawa
Foto : ujung-kulon.com
Badak Jawa
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Destinasi wisata alam Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten secara resmi ditutup kembali untuk sementara waktu hingga 30 Mei 2021.

Seluruh objek wisata yang ada di Kawasan Taman Nasional tersebut ditutup sementara. Humas Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Andri Firmansyah mengatakan keputusan penutupan objek wisata alam berbasis konservasi itu merupakan tindaklanjut dari instruksi Gubernur Banten, Wahidin Halim tertanggal 15 Mei 2021 dan Surat Edaran Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang meminta agar seluruh objek wisata dilakukan penutupan sementara waktu.

"Per hari ini (Senin 17 Mei) resmi ditutup, kita mengikuti instruksi Gubernur dan SE Bupati tertanggal 16 Mei kemarin," kata Andri dalam keterangannya di Tangerang.

Selanjutnya, pihaknya meminta agar Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang segera mencari solusi dan alternatif lain untuk masyarakat yang terkena imbas langsung dari ditutupnya sementara objek wisata, terutama untuk para pengelola wisata yang ada.

"Semoga penutupan tempat wisata di Banten ini memberi hasil baik terhadap pencegahan penyebaran COVID-19. Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang pun harus mencari alternatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat yang ada di setiap objek wisata, terutama para pelaku wisata," ujarnya seperti dilansir Antara.

Taman Nasional Ujung Kulon adalah sebuah Kawasan Taman Nasional yang terletak di ujung paling barat pulau Jawa. Tepatnya di kecamatan Sumur dan Cimanggu kabupaten Pandeglang provinsi Banten.

Luas Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon adalah 122.956 Ha, dan 44.337 Ha dari keseluruhan luas Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perairan.

Seperti dikutip dari laman Dinas Pariwisata Provinsi Banten, inilah sejumlah lokasi menarik yang bisa dikunjungi di TNUK jika memang nanti sudah kembali dibuka:

1. Gunung Honje 

Destinasi ini merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon yang dikelilingi 19 desa penyangga, baik yang berbatasan langsung maupun tidak. Salah satu desa yang menjadi gerbang masuk adalah Desa Tamanjaya.

Objek yang terdapat disekitar Tamanjaya antara lain Desa Nelayan Cibanua, Curug Cipaniis, Sumber Pemandian Air Panas Cibiuk, dan Curug Cikacang sebagai tempat wild life viewing Owa Jawa yang merupakan satwa endemik.

2. Semenanjung Ujung Kulon 

Wilayah ini merupakan habitat Badak Jawa, sehingga pengelolaan wisata untuk wilayah ini sangat terbatas sekali agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Wisata yang dapat dilakukan di wilayah ini adalah tracking, berkemah dan wild life viewing.

3. Pulau Peucang 

Pulau ini merupakan destinasi TNUK yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Hamparan pasir putihnya yang luas membentang serta perairannya yang jernih menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang. 

Di pulau ini anda dapat berenang, snorkeling atau menyebrang ke padang penggembalaan Cidaon dan melakukan wildlife viewing.

4. Pulau Handeleum 

Pulau yang terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil di ujung timur laut Semenanjung Ujung Kulon. Di pulau ini anda dapat melakukan bersampan sepanjang Sungai Ciganter sambil melihat tipe hutan hujan tropis sepanjang sungai. Pada bagian hulu sungai terdapat rute jalan setapak yang melintasi tumbuhan bambu menuju air terjun bertingkat.

Berhati-hati di pulau ini karena di pulau ini merupakan tempat bagi satwa rusa dan ular python. 

5. Pulau Panaitan 

Pulau ini terletak di paling barat Semenanjung Ujung Kulon. Perbukitan Panaitan terbentuk dengan kombinasi vegetasi mangrove, hutan pantai dan hutan hujan dataran rendah.

Hutan yang masih asli tersebut dihuni oleh berbagai satwa liar seperti rusa, kancil, babi hutan, kera ekor panjang, buaya, kadal, ular dan aneka jenis burung. 

Anda harus sedikit berhati-hati karena beberapa binatang buas terdapat di Pulau Panaitan. Anda juga dapat melakukan snorkeling atau berselancar di Pulau Panaitan.

Nah, untuk mencapai Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, anda dapat memulainya dengan menuju Serang Banten dan berhenti di terminal Pakupatan untuk selanjutnya menuju Tamanjaya (Sumur) menggunakan angkutan umum jenis minibus elf.

Dari sana, anda dapat mencarter kapal dengan kapasitas maximal 20 orang dan harga dapat berubah. Harga untuk kapal yang bertambat pada dermaga tiap wisata pun berbeda lagi, biasanya sekitar Rp 100.000 untuk tiap kapal.

Tersedia juga penginapan, mulai dari model bivak hingga kelas resort di Pulau Peucang. Jika tidak ingin repot, saat ini banyak jasa travel yang menawarkan paket wisata ke Kawasan Nasional Taman Ujung Kulon. 

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP