Netral English Netral Mandarin
21:28wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Tokoh Katolik Minta Jokowi Bebaskan HRS

Minggu, 08-Agustus-2021 07:00

Habib Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Habib Rizieq Shihab
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tokoh Katolik berdarah Yogyakarta yang kini bermukim di Australia, Antonius Boediono atau yang biasa dipanggil Romo (bapak), menyarankan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar lakukan rekonsiliasi dengan ulama yang saat ini diproses hukum, termasuk Habib Rizieq Shihab.

Dia menilai, dengan duduk bersama ulama akan menurunkan suhu ketidakpercayaan rakyat kepada Pemerintah.

"Jika saya Jokowi~ saya akan lakukan Rekonsiliasi dengan para Ulama (yang dikriminalisasi dibebaskan dari proses Hukum dan Hukuman) kemudian duduk bersama para Ulama termasuk Habib Rizieq Shihab dan berdoa bersama memohon ampunan Gusti Allah," tulis Romo Antonius Boediono di akun Twitter-nya @asboediono_id yang dikutip pada Sabtu (7/8/2021).

"Lewat kebersamaan itu sendiri membuka pintu Keberkahan Gusti Allah dan moment sejarah peradaban Manusia," lanjutnya.

Dia mengatakan, persoalan kemanusiaan, berbangsa dan bernegara, agar tidak menggunakan pendekatan politik. Sebab negara bisa hancur.

"Tetapi gunakan hati yang dipenuh ikejujuran serta libatkan Tuhan agar ikut dalam pekerjaan itu," katanya.

Dikatakannya, Indonesia dihuni oleh 80% penduduknya yang beragama Islam. Itu akan menjadi kekuatan dalam segala hal. Untuk itu ajaklah umat duduk bersama berbicara dari hati ke hati.

Dia menilai, era reformasi saat ini paling amburadul dibanding orde lama dan orde baru.

"Yang paling amburadul adalah di jaman Reformasi semua tatanan dilanggar agar nafsu dan ambisi bejat dapat tersalurkan dengan baik tanpa berpikir akibat dan nasib rakyat dan itu kenyataan," tuturnya.

"Saya hanya mengajak agar Jokowi mau duduk bersama Habib Rizieq Shihab dalam suasana bebas tanpa tekanan politik dan intervensi hukum kemudian berdoa bersama memohon Ampun kepada Yang Maha Kuasa dalam Doa Tobat bersama Keteladanan dan Ketulusan," pungkasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani