Netral English Netral Mandarin
09:19wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
Tokoh NU Balas Istri AHY: Nyonya, di Indonesia Tidak Ada Islamophobia

Kamis, 24-Juni-2021 00:05

Annisa Pohan, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Foto : Grid
Annisa Pohan, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta, Taufik Damas, mengatakan bahwa di Indonesia tidak ada Islamophobia.

Hal tersebut disampaikan Taufik menanggapi cuitan Annisa Pohan yang menyebut para buzzer Islamophobia padahal beragama Islam.

Annisa menyampaikan itu diduga terkait tudingan sejumlah pihak bahwa film animasi anak-anak Nussa mempromosikan kelompok Taliban lantaran busana yang dikenakan tidak khas Nusantara.

"Nyonya, di Indonesia itu tidak ada islamophobia. Masjid banyak. Azan bertalu-talu. Pesantren ribuan. Pengajian tidak terhitung. Siaran agama Islam setiap hari ada di tivi," tulis Taufik di akun Twitternya, dikutip netralnews.com, Rabu (23/6/2021).

Menurut Taufik, jika ada pihak yang mengkritik soal pakaian, maka itu sekedar mengingatkan akan budaya Indonesia.

"Kalau pun ada kritik soal pakaian, itu sekadar mengingatkan akan budaya Indonesia," cuit @TaufikDamas.

Taufik menambahkan, jati diri budaya bangsa ini akan hilang kalau tidak ada yang mengingatkan.

"Kita ini sudah terlalu lama hanyut dalam gelombang budaya luar, dari manapun itu. Kita khawatir jati diri budaya ini hilang jika tidak ada yang mengingatkan. Jadi begitu, Nyonya..," jelas Taufik.

Sebelumnya, Annisa Pohan mengaku heran dengan para pendengung atau buzzer yang Islamophobia padahal beragama Islam. Menurutnya, para buzzer itu hidupnya penuh kecurigaan dan selalu berpikir negatif.

Annisa berpendapat demikian lantaran para buzzer disebutnya mempersoalkan film animasi berprestasi untuk anak-anak yang bernuansa Islam dan mengandung nilai-nilai positif.

"Kenapa ya buzzer-buzzer itu islamophobia padahal dirinya juga Islam, film animasi berprestasi untuk anak-anak bernuansa islam dengan nilai-nilai positif aja jadi masalah untuk mereka," tulis Annisa di akun Twitternya, Senin (22/6/2021).

"Hidupnya penuh kecurigaan tak beralasan. sangat negatif. Indonesia bangkit yuk! jauhkan diri dari racun-racun buzzers," kata istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli