Netral English Netral Mandarin
18:43wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Tokoh Tionghoa Dukung Taubat Nasional

Senin, 19-Juli-2021 10:10

Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkarisma
Foto : Istimewa
Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkarisma
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Acara Taubat Nasional yang digagas Toto Izul Fatah, Ketua Umum Ikatan Alumni Pondok Pesantren Ibadurrahman, Sukabumi,  mendapatkan dukungan dari tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma.

Acara itu rencananya digelar Senin (19/7/2021), dengan tujuan memohon pertolongan Allah SWT dari pamdemi Corona.

Melalui siaran tertulis, Minggu (18/7/2021), Lieus mengatakan, sebagai penganut Buddhis, ia menilai taubat itu sebagai bentuk totalitas kepasrahan, sekaligus pengakuan salah dan dosa kepada Tuhan.

Dia mengakui, saat ini salah satu yang mahal dari bangsa Indonesia adalah kejujuran untuk mengakui salah atas kelemahan dan kekurangan, dan jujur dalam meminta maaf.

"Memang tak mudah buat seseorang untuk meminta maaf, apalagi permintaan maaf seorang pemimpin kepada rakyatnya. Padahal, di situlah sebenarnya kelas dan kualitas seorang pemimpin bisa diukur," kata Lieus.

Dalam kontek inilah, Lieus mengingatkan para pemimpin dan politisi dari partai manapun, tak ada salahnya jika kita jujur kepada Tuhan bahwa kita banyak salah, agar Tuhan tidak makin murka kepada makhluknya yang sombong.

"Sudah minta maaf kepada rakyat tak mau karena gengsi, minta maaf kepada Tuhan pun tak mau. Apa tidak masuk dalam kategori manusia sombong yang seperti itu. Saya hanya khawatir, karena kesombongan ini Tuhan semakin murka dengan teguran yang makin keras. Bisa bencana besar, kesulitan hidup dan lain-lain," ungkapnya.

Begitu juga dalam kaitan dengan wabah pandemi Covid-19 saat ini, Lieus mengingatkan kepada semua pihak, baik rakyatnya, pemimpinnya dan para pejabat lainnya untuk bersama-sama mengaku salah dan dosa kita kepada Tuhan melalui taubat.

“Tentu dengan taubat yang sebenar-benarnya. Bukan taubat sambel,” tegasnya.

Lieus mengaku yakin, jika para pemimpin negeri ini dan para politisinya, termasuk seluruh rakyat Indonesia, satu sikap dan satu suara mengakui kesalahan dan dosa kepada Tuhan dengan diikuti bertaubat kepada-Nya, pasti Tuhan akan turunnya keajaiban yang tak diduga-duga untuk keselamatan bangsa ini.

“Saya kok yakin ya, kalau kita sudah jujur mengakui salah kepada Tuhan, tentu dengan diawali mengaku salah kepada rakyat, jika dia pemimpin, pertolongan Tuhan akan datang. Kita semua kan bangsa yang beragama dan ber-Tuhan. Nah, kalau kita sepakat ber-Tuhan, mari kita hadirkan Tuhan dalam mengatasi masalah yang besar dan mengerikan ini,” tandasnya.

Ajakan Toto untuk melakukan taubat nasional disampaikan Kamis (15/7/2021), dalam konferensi pers.

Ketua Umum Ikatan Alumni PP Ibadurrahman Sukabumi ini mengatakan, menghadapi wabah yang makin tak terkendali ini baiknya tak hanya didekati dengan cara pengerahan kekuatan medis dan scientist, tapi juga perlu membangun kesadaran yang bersifat teologis dan eskatologis. Yakni, kesadaran tentang adanya keyakinan kepada Tuhan dan menghadirkannya di tengah tengah kita.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani