Netral English Netral Mandarin
11:10wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Tompi Minta Netizen Berhenti Ejek Kebijakan Soal Makan 20 Menit: Nyari Negatifnya Mulu

Rabu, 28-Juli-2021 14:20

Penyanyi Tompi
Foto : Istimewa
Penyanyi Tompi
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dokter Bedah Plastik, Tompi meminta kepada masyarakat buat tak membuat lelucon soal kebijakan pemerintah. Hal itu terkait Covid -19 dengan aturan makan dengan waktu 20 menit.

"Makan 20mnt aja dijadikan lelucon, memang kita ini seneng bercanda. Tapi terlepas dari itu, sy menangkap maksud dr makan 20mnt itu bukan masalah waktunya… tp penekanan jangan berlama-lama, mengurangi resiko tertular, biar hidup lebih lama”Becanda boleh tapi jgn kebablasan," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Tompi juga meminta kepada masyarakat untuk tak menghabiskan energi buat hal yang tak penting. Sebab, kalau kompak mampu menghentikan penularan Covid -19.

"Ayolah energinya kita habiskan buat sama2 menghentikan penularan covid ini, drapaada habis utk menghujat dan nyari negatifnya mulu. Katanya dah capekkk ama keadaan bgini… kl hak bareng dan seirama gak bakalan beres. Nah kl semua mau bikin irama sendiri2 BINGUNG lah," tulisnya.

Sebelumnya, sejumlah warganet menyoroti aturan waktu dine in yang ditetapkan Pemerintah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini.

Durasi waktu yang diperbolehkan oleh Pemerintah untuk makan di tempat ini pun kemudian ramai diperbincangkan, bahkan menjadi banyolan warganet.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P