Netral English Netral Mandarin
21:47wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Tottenham Tumbang di Kandang Palace, Pelatih Nuno Espirito Bilang Begini

Sabtu, 11-September-2021 23:50

Pelatih Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo.
Foto : Youtube
Pelatih Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pelatih Tottenham Hotspur  Nuno Espirito Santo merasa timnya dilanda terlalu banyak aral rintangan saat kalah 0-3 melawan Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris di Selhurst Park, London, Sabtu (11/9/2021) malam WIB.

Son Heung-min, yang merupakan sosok kunci kemenangan Tottenham di tiga pertandingan pertama, harus menepi karena kembali dari tugas membela tim nasional Korea Selatan dalam keadaan cedera.

Hal yang sama juga terjadi dengan penyerang sayap asal Belanda, Steven Bergwijn, sedangkan bek tengah Davinson Sanchez masih harus menghabiskan waktu isolasi selepas membela timnas Kolombia.

Rintangan pralaga berlanjut di atas lapangan setelah Eric Dier harus memasuki ruang ganti lebih awal karena cedera dan digantikan oleh Joe Rodon.

Lantas hal itu diperburuk dengan pengusiran Japhet Tanganga sejak menit ke-58 setelah menerima dua kartu kuning beruntun dalam rentang waktu lima menit.

"Kami tidak bermain bagus. Saya sudah tahu main di sini akan selalu berat, tetapi kami tidak bermain sebaik pertandingan-pertandingan sebelumnya, sejujurnya, saya percaya kami bisa lebih baik dari tadi," kata Nuno selepas laga dikutip dari laman resmi Tottenham, Sabtu malam. 

"Terlalu banyak rintangan sepanjang laga, kami harus selalu mencari jalan keluar, ini hari yang berat bagi para pemain. Setelah harus main dengan 10 pemain, semuanya jadi makin sulit.

Situasi 11 lawan 10 susah payah berusaha diatasi Tottenham, tetapi kerja keras mereka runtuh setelah Wilfried Zaha membuka keunggulan tuan rumah lewat tendangan penalti sebelum pemain anyar Palace Odsonne Edouard mengemas dwigol untuk melengkapi kemenangan.

Di luar ketimpangan jumlah pemain, Tottenham memang kehabisan ide dalam menyerang sebagaimana diperlihatkan statistik yang mencatat mereka hanya melepaskan dua percobaan tembakan sepanjang laga.

"Kami memperlihatkan kegigihan saat situasi timpang, tetapi kemudian penalti itu terjadi," ujar Nuno.

"Yang jelas kami tidak menciptakan cukup peluang, tidak menguasai bola dengan cukup, dan melakukan kesalahan... ada banyak hal yang harus diperbaiki," tutup pelatih asal Portugal itu.

Tottenham sementara masih duduk di puncak klasemen dengan sembilan poin, tapi bisa mengakhiri pekan ini terjun bebas ke urutan kedelapan.

Pada Kamis pekan depan Tottenham akan bertandang ke Prancis menghadapi Rennes untuk Liga Conference sebelum menjamu Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris tiga hari berselang.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli