Netral English Netral Mandarin
21:47wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Tsamara PSI ke Gubernur Anies: Kalau Benar Serius Urus Covid, Batalkan Formula E

Minggu, 29-Agustus-2021 13:53

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas
Foto : Istimewa
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas mengatakan, jika Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan benar-benar serius mengurus pandemi Covid-19, maka seharusnya Formula E dibatalkan.

Pasalnya, lanjut Tsamara, tidak ada urgensinya menggelar Formula E di saat kondisi rakyat sedang susah akibat pandemi serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI yang mengalami defisit.

Tsamara menegaskan, ngototnya Pemprov DKI untuk tetap melanjutkan ajang balap mobil listrik itu hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

Hal itu disampaikan Tsamara mengomentari respons Gubernur Anies soal langkah Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI yang mengajukan hak interpelasi terkait Formula E, di mana Anies menyebut bahwa dirinya fokus menangani pandemi dan warga DKI.

"Kalau benar serius urus Covid, lebih baik Pak Gub @aniesbaswedan batalkan Formula E," tulis Tsamara di akun Twitternya, Sabtu (28/8/2021).

"Anggaran DKI defisit. Warga Jakarta susah karena pandemi, tapi hamburkan uang rakyat dengan lanjutkan Formula E. Apa urgensi event ini? Di mana sensitivitasnya?" ungkap Tsamara.

Seperti diberitakan, Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI resmi mengajukan surat usulan hak interpelasi terhadap Gubernur Jakarta Anies Baswedan terkait rencana menggelar Formula E pada Juni 2022 mendatang. Surat usulan disampaikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi pada Kamis (26/8/2021).

Menanggapi hal itu, Gubernur Anies mengatakan, pihaknya lebih mengutamakan kepentingan warga di tengah pandemi Covid-19 ketimbang masalah interpelasi Formula E yang digulirkan Fraksi PDIP dan PSI.

"Bagi kami yang penting warga Jakarta, bukan interpelasi. Yang terpenting adalah warga Jakarta selamat, warga Jakarta bisa bekerja dengan baik, kondisi pandemi tertangani dan kemudian kita bisa maju menjadi kota yang lebih tangguh," kata Anies di Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan, persoalan interpelasi sama sekali tidak menyita perhatian pihaknya yang tengah fokus menangani pandemi.

"Ini (interpelasi) persoalan yang tidak menyita perhatian kita sama sekali, justru malah kita lebih fokus, lagi sibuk-sibuk nanganin Covid kita akan terus sibuk menangani Covid," kata Anies.  

Meskipun demikian, Anies mengatakan interpelasi merupakan hak anggota dewan. Karenanya ia menyerahkan proses tersebut berjalan di internal dewan.

"Biarkan itu proses berjalan di internal dewan, karena itu bukan menyangkut kami, ini adalah usulan di dalam dewan yang nanti akan diproses secara internal oleh dewan," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati