Netral English Netral Mandarin
03:44wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Tuduh BuzzerRp Bisa Dipidana dengan UU ITE, Mustofa: Kalau Nuduh UAH Nilep Bantuan Palestina?

Kamis, 17-Juni-2021 12:55

Mustofa Nahrawardaya
Foto : Merdeka.com
Mustofa Nahrawardaya
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Guru Besar FISIP Universitas Airlangga (Unair), Henry Subiakto menyampaikan pendapat mengenai keberadaan buzzerRp.

Menurut dia, seseorang tidak dapat sembarangan menuduh orang lain sebagai buzzer. Orang tersebut kata dia dapat diadukan dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE, atas kasus pencemaran nama baik.

"Saat ada orang ngetweet yg isinya tuduhan scr pribadi, misal menunjuk orang lain sbg buzzer rp, pdhl tuduhan itu tdk ada bukti, mk pelaku yg sengaja menista agar diketahui umum tsb, bisa diadukan telah melanggar psl 27 ayat 3 UU ITE, yaitu pencemaran nama baik," cuitnya di Twitter, seperti dikutip Indozone, Rabu (16/6/2021).

Menanggapi pernyataan Henry, politikus Mustofa Nahrawardaya malah menyindir kasus Ustaz Adi Hidayat dengan Eko Kuntadhi.

“Kalau nuduh UAH nilep bantuan Palestina?” tanya Mustofa Nahrawardaya. 

Sebelumnya UAH mempolisikan  Eko Kuntadhi karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik terkasit aksi penggalangan dana bagi Palestina.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli