Netral English Netral Mandarin
10:12wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
Tunda Dulu Berwisata ke Ujung Kulon, Simak Tips dan Persiapan serta Update Terkini

Selasa, 18-Mei-2021 09:21

misteraladin.com
Foto : Pulau Peucang, salah satu destinasi wisata yang be
misteraladin.com
42

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) sudah dikenal di dunia, terutama sebagai habitat bagi Badak Jawa alias badak bercula satu yang termasuk satwa

Yang membanggakan, Komisi Warisan Dunia UNESCO bahkan telah menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Natural World Heritage Site sejak 1 Februari 1992.

Sebetulnya kawasan dengan total luas area mencapai 122.956 Ha ini tak hanya menjadi taman nasional untuk perlindungan habitat hewan tertentu saja.

Apa yang ada di darat dan di laut pada kawasan ini telah menjadi magnet yang menarik banyak wisatawan datang untuk melihat keindahan alam di sana. Apalagi jaraknya tak terlalu jauh dari Ibu Kota sehingga ketersediaan transportasi dan akses ke sana relatif tak ada masalah.

Di kawasan ini, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan satwa asli Ujung Kulon berkeliaran bebas dipadang savana, bersampan mengarungi sungai yang dibentengi oleh hutan hujan tropis di sisi-sisinya, dan snorkeling menikmati pesona alam bawah laut dengan ditemani berbagai jenis ikan karangnya. Menarik bukan?

Eits, sebelum anda berkemas dan berangkat sebaiknya baca dahulu tips berwisata di Ujung Kulon dibawah ini biar gak salah lokasi, salah kostum dan gak bawa barang-barang berlebihan yang akhirnya gak kepakai.

Harap diperhatikan juga, TNUK saat ini sedang ditutup sementara hingga 30 Mei 2021. Penutupan ini sesuai arahan dari Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang terkait upaya untuk mencegah meluasnya penyebaran pandemi Covid-19. 

Jadi, kemungkinan untuk ke sana baru bisa dilakukan setelah periode tersebut. 

Berikut tips berwisata ke Ujung Kulon seperti dikutip dari laman ujung-kulon.com, Selasa (18/5/2021):

1. Lokasi TNUK

TNUK beralamat di Jalan Taman Nasional Ujung Kulon Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten.

Jalur terbaik dari Jakarta Pusat bisa ditempuh melalui jalan TOL Jakarta-Merak/Jakarta Tangerang - Keluar di Serang Timur - Jalan Pandeglang - Labuan - Sumur dengan menggunakan mobil, dengan jarak tempuh 228KM.

Bisa juga melalui Jalur Serang barat - Anyer - Carita - Labuan - Sumur, namun jalur ini jarang digunakan karena lebih jauh ddan sering kali terhambat oleh kemacetan.

Jika memilih pemberhentian di Desa Taman Jaya anda hanya melajutkan perjalanan sekitar 19KM, jika kondisi jalan baik hanya butuh waktu kurang dari 1 jam saja, kondisi jalan 70 persen baik dan sayangnya 30 persen dalam keadaan rusak. Perkiraan waktu tempuh normal dari Jakarta sekitar 5-6 jam saja.

2. Waktu Terbaik Berwisata Ke Ujung Kulon

Kondisi alam terbaik di Ujung Kulon biasanya dari Bulan April hingga Juli dan November, Desember. Pada bulan-bulan tersebut kondisi cuaca cerah, dan gelombang laut sangat kecil, pada beberapa lokasi kondisi lautnya sangat tenang hingga goyangan kapal tidak terasa seperti di kolam renang.

Pagi hari sebelum matahari terbit adalah waktu yang paling tepat untuk berlabuh dengan kapal karena udara paginya sangat segar dan sinar orange matahari terbit akan menemani selama berlabuh.

3. Siapkan Cukup Uang Tunai

Di lokasi wisata tidak terdapat mesin ATM, jika anda lupa membawa uang cash anda bisa mengambil uang di mesin ATM ketika menjumpai diperjalanan dan lokasi mesin ATM terakhir ada di desa Sumur. Selain mesin ATM, desa Sumur juga terdapat pasar, rumah makan, dan mini market.

Untuk keperluan makan anda selama berwisata akan diolah, dimasak dan dimakan diatas kapal, jadi pastikan anda sudah memesan menu apa saja yang akan anda konsumsi selama berwisata kepada operator sebelum anda datang atau anda bisa berbelanja sendiri di pasar sebelum berangkat berlabuh.

Satu-satunya lokasi wisata yang terdapat resto hanya di pulau Peucang sayangnya tidak banyak menu yang tersedia dan harganya lumayan mahal.

Sebelum berangkat berlabuh dengan kapal Wisata yang memiliki daya tampung sebanyak 25 orang dilengkapi pelampung, WC darurat, tempat memasak, anda harus melapor ke Kantor Perwakilan Dinas Perhutani sebagai tamu sekaligus membayar biaya retribusi dan asuransi sebesar Rp.8.500,- dengan diberikan tiket sebagai bukti anda telah mendapat izin berkunjung.

4. Perlengkapan penting yang wajib dibawa

Baju ganti sesuai kebutuhan anda dan berapa hari anda berwisata. Topi jika butuh, kaca mata anti radiasi sinar matahari, sun block, alat snorkeling jika ada karena menyewa perlengkapan snorkeling terbilang mahal, juga keperluan pribadi lainnya seperti obat-obatan.

Siapkan juga kamera terbaik anda, jika ada bawa camera underwater untuk mengabadikan keindahan alam di sana.

5 Jaga kesehatan tubuh

Apa artinya berwisata jika anda dalam kondisi tidak fit, jangankan untuk melakukan semua aktivitas selama berwisata, untuk sarapan pun mungkin anda sudah tidak bernafsu.

Sebaiknya, dalam satu atau dua pekan sebelum keberangkatan anda benar-benar menjaga kesehatan anda agar pada saat berangkat anda dalam kondisi yang prima.

Jangan lupa membawa obat pribadi jika memang anda penderita yang tiba-tiba membutuhkan obat tersebut.

Biasanya orang yang tidak pernah atau jarang melakukan perjalanan laut sering terjadi mabuk laut, hal tersebut bisa diantisipasi dengan mengkonsumsi obat anti mabuk sebelum berangkat berlabuh atau bisa dengan memankan buah jeruk untuk mengurangi rasa mual.

Reporter : Irawan HP
Editor : Nazaruli