Netral English Netral Mandarin
22:32wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
TZ Pertanyakan Kesaktian Abu Janda: Penegak Hukum Lemah Lembut Banget

Selasa, 23-Februari-2021 13:10

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Pinterest
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain mempertanyakan kesaktian dari Pegiat Media Sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Pertanyaan ini mencuat, pasalnya penegakkan hukum pada Abu Janda seolah lemah lembut. 

Tengku Zulkarnain lantas membandingkan dengan pelakuan yang diterima pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) hingga Almarhum Ustaz Maaher. 

"Timbul pertanyaan apa sih kesaktiannya Abu Janda sampai penegak hukum lemah lembut banget pada dia...?

Beda dengan perlakuan atas Habib Riziq dan Ustadz Maher dll...," ujar dia, dikutip dari cuitannya, Selasa (23/2/2021).

Tengku Zulkarnain mempertanyakan, adakah pihak yang bisa membantu memberikan jawaban pada hal tersebut. Dia juga mempertanyakan, apakah keadaan ini merupakan suatu gejala.

"Ada yg bisa bantu jawab...? Gejala apakah ini? Monggo...," tanya Tengku Zulkarnain. 

Tengku Zulkarnain lantas mengunggah sebuah berita yang berjudul: Tersangka UU ITE Minta Maaf Tak Ditahan, Abu Janda-Ustadz Maaher Diungkit. 

Tengku Zulkatnain lantas mengutip pernyataan dari Kapolri bahwa Abu Janda sudah minta maaf sehingga tidak ditahan, diupayakan mediasi. Diketahui tindakan itu dilakukan karena tidak berpotensi memecah belah bangsa.

"Ustadz Maher juga tdk berpotensi memecah belah bangsa ditahan. Mati di tahanan," tegas dia.

Lebih lanjut Tengku Zulkarnain mempertanyakan para pihak yang disebut perundung dan bersembunyi. Tidak ada yang bersuara atas perbedaan prilaku hukum pada diri Abu Janda.

"@Dennysiregar7  , Ade Armando, dkk kemana suaranya? Kenapa?," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli