3
Netral English Netral Mandarin
10:14 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
TZ Pertanyakan Pemerintah: Partai Oposisi PKS & Demokrat, Tapi yang 'Ditinju' Tokoh Islam

Selasa, 16-Februari-2021 19:41

Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Tengku Zulkarnain
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Tengku Zulkarnain mengungkapkan kalau partai oposisi saat ini adalah Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Tengku mempertanyakan kondisi sekarang ini bukan politikus yang dihajar oleh pemerintah. Namun, kebanyakan merupakan tokoh islam.

"Partai Oposisi itu PKS dan Demokrat. Isinya para Politikus semua.Kenapa yg kena "upper cut" dan "jab" Haer-es, Dien Syamsuddin dll tokoh tokoh Islam, yg jelas jelas bukan Politikus...?Ada yg bisa bantu jawab? Monggo?," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Selasa (16/2/2021). 

Sontak, komentar Tengku Zulkarnain memantik perdebatan para pengikutnya. Komentar warganet langsung memenuhi linimassa. Berikut rangkumannya. 

@ko***"

Karna HRS Kritiknya lebih Berani dan Juga mereka terjun langsung ke jalan jauh sebelum partai itu Oposisi yang berhasil menumbangkan Plot mereka di Jakarta dan membuat gerakan besar sepanjang sejarah

HRS'lah musuh besar para Konglomerat dan Rezim saat ini yg Sulit ditaklukkan

@Abu****

Menyerang PKS dan Demokrat, akan membuat rezim jalan lambat di DPR, penyusunan UU, APBN, pengangkatan pejabat, menteri2nya dimarahi ketika dengar pendapat, dll. Sedang HRS dan Pak Dien, bukan DPR, tdk ada partainya di DPR. Jadi berani 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP