3
Netral English Netral Mandarin
03:59 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
TZ Sebut Belanja di Saudi Bisa Pakai Rupiah dan Dollar, Eko: Karena itu Mata Uang yang Sah, Kalo Koinnya Zaim Saidi Siapa yang Mengesahkan?

Jumat, 05-Februari-2021 07:17

Foto :
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi membantah pernyataan Tengku Zulkarnain yang menyebut di Arab Saudi bisa belanja menggunakan uang Rupiah, Dollar, Ringgit tanpa harus ditukar ke Real. Ucapan Tengku Zul ini menanggapi cuitan Eko sebelumnya yang menulis Dinar emas bukanlah alat tukar resmi di Indonesia.

Medapat balasan dari mantan Wakil Sekjen MUI itu, Eko pun kembali menanggapinya. Menurutnya, uang-uang tersebut bisa dipakai di Arab Saudi karena jelas merupakan uang resmi dan sah digunakan. Sementara Dinar yang dipakai di Pasar Muammalah di Depok itu bertuliskan Amir Zaim Saidi yang pasti akan ditolak jika dipakai di Arab Saudi.

“Zul, emangnya di Saudi bisa belanja dengan koin dinar yang ada tulisan 'Amir Zaim Saidi'?

Rupiah, dolar, real adalah mata uang syah yang dikeluarkan oleh satu negara. Keberadaannya diakui.

Nah, koinnya Zaim Saidi. Siapa yang mengesahkan?

Khilafah?” tulis Eko di akun Twitternya, Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya, Tengku Zulkarnain membalas cuitan pegiat media sosial Eko Kuntadhi soal dinar. Tengku Zulkarnain bertanya apakah Eko Kuntadhi belum pernah umrah atau haji.

Pasalnya, kata Tengku Zulkarnain, jamaah umrah dan haji berbelanja pakai Rupiah, Dolar, Ringgit, dan lainnya tanpa harus ditukar ke Riyal.

Hal tersebut diungkapkan Tengku Zulkarnain seperti dilansir Tribun-timur.com dari akun Twitter @ustadtengkuzul.

"Saudara Eko belum pernah Umroh atau Haji kah? Di sana jamaah boleh belanja pakai Rupiah, pakai Dolar, pakai Ringgit dll tanpa mesti tukar uang lebih dahulu ke dalam Riyal. Makanya mainmu jauh sedikit. Biar wawasanmu agak lebar. Dikit dikit Khilafah. Mabok?," tulis Tengku Zulkarnain, Kamis (4/2/2021) pukul 12.24 malam.

 

 

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani