Netral English Netral Mandarin
08:04wib
Enam belas tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) usai berlangsungnya matchday terakhir penyisihan grup, Kamis (24/6) dini hari WIB. Sejumlah daerah di provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta masuk kategori zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan virus corona (covid-19) dalam sepekan terakhir
TZ Sindir Jokowi Soal Aturan Pengawasan Ekstrimisme: Bukannya Basmi Korupsi Jiwasraya, Bansos, Asabri, BPJS

Sabtu, 23-January-2021 20:52

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain (TZ) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengeluarkan aturan terkait pengawasan ekstrimis melalui Perpres.

Menurut Tengku masalah terjadi pada korupsi dengan nilai ratusan triliun. Seharusnya, konsentrasi pada permasalah Asabri, Jiwasraya, Bansos, BPJS.

"Uang yang dimaling di Jiwasraya, Asabri, Bumi Putra, Bansos Pandemi Covid untuk rakyat miskin, BPJS Ketenagakerjaan hampir mencapai 100 Trilyun. Bukannya Presiden mengeluarkan Perpres basmi korupsi ke akar akarnya, malah yg keluar Perpres tentang Ektrimis. Hehe...Ajib...Ajib...," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Sontak, cuitan Tengku langsung diserbu para pengikutnya alias netizen. Beberapa mendukung dengan komentar pedas. Berikut rangkumannya.

@len*****: Presidennya juga ikut menikmati korup, cuma gak ada yg berani mengungkap,

Klo sudah lengser baru semua terbuka.

 Pura2 bego aja beliau.

@urang****: Mungkin yg dimaksud ekstrimis itu para koruptor yg ekstrem ustadz....

Yang sangat rakus dlm merampok uang rakyat.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli