Netral English Netral Mandarin
09:55 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
TZ Terpental dari MUI, Yunarto: Kali Ini Gua Beneran Sedih Sih

Sabtu, 28-November-2020 10:00

Pengamat Politik Yunarto Wijaya
Foto : Istimewa
Pengamat Politik Yunarto Wijaya
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Yunarto Wijaya ikut berkomentar mengenai terpentalnya Tengku Zulkarnain dari jajaran kepengurusan Majelis Ulama Indonesia pusat periode 2020-2025. Sembari berseloroh, Yunarto mengaku sedih mendengar kabar tersebut. 

"Kali ini gua beneran sedih sih :(" tulis Yunarto di akun Twitternya, Sabtu (28/11/2020). 

@OsirRomas: Kenapa tidak dari dulu maksudnya



@santthan19: Biarkan dia bernyanyi lagi...siapa tau om Toto jadi ga sedih lagi

@Sudiyanto204573: Alasanya Biar fokus di Twitterland

Sebelumnya, struktur kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 sudah terbentuk. Tengku Zulkarnain tidak masuk dalam kepengurusan baru itu.
Tengku Zulkarnain sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI. Namun, pada struktur kepengurusan baru ini namanya tidak ada baik di jajaran dewan pertimbangan maupun dewan pimpinan MUI.

MUI telah menyelesaikan musyawarah nasional (Munas) ke X. Hasilnya, Ketua Umum MUI dijabat oleh Miftachul Akhyar. Kemudian, Anwar Abbas, Marsudi Syuhud, dan Basri Barmanda menjabat sebagai wakil ketua umum MUI.


Sementara itu, Ma'ruf Amin menjadi ketua dewan pertimbangan MUI. Ma'ruf menyebutkan keputusan penetapan kepengurusan ini tidak dapat diganggu gugat.

"Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat," kata Ma'ruf Amin.

Penetapan kepengurusan itu ditetapkan oleh tim formatur Munas X MUI. Pemilihan melalui rapat tertutup yang diikuti oleh 17 formatur dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selain menetapkan kepengurusan, MUI juga menetapkan sejumlah fatwa. Ada 5 fatwa yang ditetapkan dalam Munas X MUI. Berikut lima fatwa hasil Munas X MUI:

1. Fatwa tentang Penggunaan Human Diploid Cell untuk Bahan Produksi Obat dan Vaksin
2. Fatwa tentang Pendaftaran Haji Saat Usia Dini
3. Fatwa tentang Pemakaian Masker Bagi Orang Yang Sedang Ihram
4. Fatwa tentang Pembayaran Setoran Awal Haji Dengan Utang dan Pembiayaan
5. Fatwa tentang Penundaan Pendaftaran Haji Bagi Yang Sudah Mampu

Munas X MUI berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, 25-27 November 2020. Munas digelar secara luring dan daring. Peserta luring adalah pengurus MUI Pusat dan perwakilan daerah, sementara peserta daring adalah para pengurus daerah. Munas X MUI mengangkat tema 'Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyatul Islam, Pancasila, dan UUD NRI 1945, secara Murni, dan Konsekuen

Reporter : dimas
Editor : Sesma