Netral English Netral Mandarin
03:50 wib
Basarnas mengungkapkan banyak petugas dan relawan pencari Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes menggunakan rapid test antigen. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana menetapkan standarisasi kecepatan hasil deteksi virus corona (SARS-CoV-2) menggunakan swab test atau tes usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
UHF Soal Relawan Bencana Alam: Warna Putih-Putih Sudah Dilarang

Senin, 11-January-2021 11:15

Ustad Hilmi Firdausi
Foto : Istimewa
Ustad Hilmi Firdausi
0

 

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ustad Hilmi Firdausi (UHF) menyayangkan adanya pembekuan Front Pembela Islam (FPI). Sebab, biasanya jika terjadi bencana alam FPI paling pertama terjun ke lokasi.

UHF pun meminta buat yang membenci FPI buat mengantikan tugas mereka dalam membantu pertolongan bencana alam. Hal itu diungkapkan Hilmi lewat akun resmi twitternya @hilmi28 seperti dilansir Jakarta, Senin (11/1/2021).



Selain itu, UHF juga mengunggah foto bencana longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Biasanya di tiap musibah bencana alam, teman-teman di foto ini seringkali berdampingan dengan teman-teman lain berseragam putih-putih. Tapi karena yg putih-putih sudah dilarang, semoga warna-warna lain terutama yang begitu membenci warna putih-putih segera datang membantu," tulisnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati melaporkan, terjadinya tanah longsor di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Longsor terjadi pada Sabtu malam (9/1/2021), sekitar 19.30 WIB. 

Sebelumnya longsor telah terjadi di sekitar kawasan tersebut pada pukul 16.00 waktu setempat. 

"Longsoran pertama dipicu curah hujan tinggi  dan kondisi tanah tidak stabil. Longsor susulan terjadi pada saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama," kata Raditya, Minggu. Kemarin. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati