Netral English Netral Mandarin
13:09wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
UMKM Harus Mampu Bersaing Begini Caranya

Rabu, 27-Oktober-2021 12:40

Daya saing UMKM Melalui Laporan Perdagangan  Berkelanjutan
Foto : Kemenparekraf
Daya saing UMKM Melalui Laporan Perdagangan Berkelanjutan
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  – Salah satu upaya meningkatkan daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di pasar global adalah pelaporan harus berbasis perdagangan berkelanjutan (sustainablity report).

Pelaku ekspor harus lebih memahami berbagai aspek tentang perdagangan  berkelanjutan ini agar bisa diterima di berbagai negara di dunia. 

Sedikitnya 1000 UMKM kini didampingi Direktorat Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Eskpor Nasional Kementerian Perdagangan untuk bisa menembus pasar ekspor dan mampu membuat profil dan laporan perusahaan yang berisi isu perdagangan berkelanjutan ini.

Untuk itu, Kemendag menggandeng Global Reporting Initiative (GRI) dan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) menggelar forum bisnis bertema “Strategi Branding Melalui Sustainability Company Profile untuk Pendamping BDS” secara hibrida.

“Penyelenggaraan forum bisnis ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor global yang kini semakin menjadikan sustainability sebagai syarat penerimaan produk. Kesadaran terhadap isu sustainability juga dapat meningkatkan daya saing produk di pasar global,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dalam siaran persnya, Rabu, (27/10/2021).

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terhadap isu sustainability agar dapat meningkatkan daya saing. Salah satunya, melalui pembuatan pelaporan berkelanjutan  (sustainability report).

“Pelaporan berkelanjutan sangat penting mengingat di era berkelanjutan saat ini. Untuk dapat melakukan ekspor, UMKM harus mempersiapkan diri menyediakan data administrasi seperti environmental, social, and corporate governance (ESG),” jelas Marolop.

Saat ini, negara-negara tujuan ekspor, seperti negara di Eropa dan Amerika semakin memperketat kriteria sustainability untuk produk-produk yang diperbolehkan masuk ke negaranya. Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan sesi pelatihan dalam forum bisnis ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga, nantinya dapat menghasilkan UMKM yang andal dalam menyambut era sustainability,” kata Marolop.

 

 

 

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi