Netral English Netral Mandarin
22:13wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
UMKM Peserta Program Beli Kreatif Danau Toba Catat Kenaikan Omzet 100 Persen

Senin, 28-Juni-2021 08:15

Danau Toba di Sumatera Utara.
Foto : Istimewa
Danau Toba di Sumatera Utara.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif resmi menutup program Beli Kreatif Danau Toba (BKDT) yang telah berjalan selama 3 bulan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya mencatat kenaikan omzet para peserta hingga mencapai rata-rata lebih dari 100 persen per bulan

Program Beli Kreatif Danau Toba adalah program yang diluncurkan Kemenparekraf sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 2021, dengan tujuan mendorong UMKM dapat bangkit di masa pandemi ini.

Program ini diikuti oleh 200 pelaku kreatif subsektor kuliner, kriya, dan fesyen dari wilayah kabupaten/kota di seputar Danau Toba dan Sumatera Utara.

Ia menjelaskan, program Beli Kreatif Danau Toba telah memunculkan dampak yang positif yaitu meningkatnya 3 kali lipat jumlah tenaga kerja.

"Jumlah tenaga kerja setelah adanya program Beli Kreatif Danau Toba ini juga meningkat hampir 3 kali lipat pekerja sebelumnya atau mencapai 801 pekerja, jumlah tersebut belum termasuk penambahan reseller mencapai total 3.220 reseller," kata Sandiaga, dalam keterangannya Minggu (27/6/2021).

Selain itu, program Beli Kreatif Danau Toba juga telah memfasilitasi para peserta dengan promosi secara terintegrasi melalui “own media” dan “paid media”, serta fasilitas gratis ongkir pengiriman ke semua tujuan baik di Indonesia maupun luar negeri.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Yuana Rochma Astuti, menjelaskan dengan adanya program Beli Kreatif Danau Toba, total omzet peserta selama 3 bulan mencapai Rp22,72 miliar dengan rata-rata omzet per bulan sebesar Rp7,57 miliar atau naik sebesar 102 persen dari omzet sebelum pendampingan program Beli Kreatif Danau Toba yaitu Rp3,75 miliar per bulan.

Program gratis ongkir kolaborasi dengan PT Pos Indonesia sendiri menyumbang pencapaian omzet sebesar Rp523,64 juta.

“Melalui program Beli Kreatif Danau Toba, para pelaku kreatif di wilayah Sumatera Utara berhasil melakukan perluasan pasar, baik di marketplace lokal maupun di marketplace internasional, seperti e-Bay dan Poptron," ujar Yuana seperti dilansir dari Antara.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baperekraf Nia Niscaya, menyebutkan program Beli Kreatif Danau Toba tidak hanya berhasil dalam meningkatkan omzet, namun juga berhasil memberikan ilmu baru kepada pelaku kreatif, seperti ilmu pembukuan keuangan, pemasaran, “branding & trust”, hingga pengemasan dan fotografi produk. 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP