Netral English Netral Mandarin
06:35wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Ungkap HTI hingga FPI Bakal Koalisi di Pilpres 2024, DS: Sekarang, Hanya Ganjar yang Kita Punya!

Selasa, 25-Mei-2021 16:20

Ganjar Pranowo
Foto : FB/Denny Siregar
Ganjar Pranowo
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebelumnya, nama Gubernur Ganjar Pranowo ramai menjadi perhatian publik gegara dirinya tak diundang oleh Puan Maharani dalam acara penting yang justru digelar untuk kepala daerah yang diusung PDIP.

Ganjar disebut-sebut tak diundang karena terkait langkah politisnya yang dianggap “kebablasan” terutama dalam kaitan langkah menuju Capres 2024. 

Di sisi lain, banyak pihak yang malah mnegapresiasi Ganjar Pranowo, salah satunya, Denny Siregar. 

Secara khusus ia mengungkap pendapatnya tentang sosok Ganjar dalam catatan berjudul “Kita Hanya Punya Ganjar…”

Yang menarik dari catatan ini, Denny menyebut bahwa HTI dan FPI bakal koalisi di tahun 2024 dan menurut Denny, “kita” hanya punya Ganjar.  

“Tahun 2024, saya prediksi kelompok yang sudah dibubarkan Jokowi seperti HTI dan FPI akan berkoalisi lagi,” kata Denny, Selasa 25 Mei 2021.

“Mereka akan masuk dalam perang Pilpres supaya bisa eksis kembali. Ada dendam di hati mereka karena di era Jokowi mereka dibabat habis. Bayangkan, kalau orang yang mereka dukung menang di Pilpres nanti. Akibatnya buat Indonesia terlalu berbahaya,” lanjutnya.

“Saya tidak sedang kampanye buat Ganjar, kenal saja tidak. Hanya mencoba membuka fakta yang ada. Ganjar Pranowo memang belum tentu sebaik Jokowi jika kelak memimpin negara. Tapi setidaknya, dari komitmennya melawan kelompok radikal, hanya dialah sekarang yang kita punya…,” imbuhnya.

Berikut catatan lengkap Denny:

KITA HANYA PUNYA GANJAR..

Coba kita teliti lagi calon2 terkuat hasil survey..

Ada 5 calon mulai Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. Dari 5 calon terkuat hasil survey ini, siapa yang punya komitmen kuat melawan kelompok radikalis ? 

Anies jelas enggak, Pilkada 2017 jelas dia bersekutu dengan mereka. Prabowo sama Sandi juga sama, mereka menunggangi kelompok radikalis demi kemenangan mereka. RK abu-abu, malah mungkin gak ada gerakan kesana sama sekali.

Ya kenyataan yang harus kita terima, 2024 nanti kita hanya punya Ganjar. 

Komitmen dan konsistensinya melawan kelompok radikalis di Jawa Tengah bukan cuman buat kampanye semata. Dia gelisah, sama dengan kita semua. Apalagi Jawa Tengah termasuk zona merah kelompok radikal yang tumbuh pesat seperti cendawan.

Kita ingat, Ganjar pernah berbicara di depan para kepala sekolah, supaya mereka menandatangi pakta integritas setia pada Pancasila. Kalau nanti melanggar, mereka harus bersedia dipecat. Dan dia ga sekedar ngomong doang. 

Ada 7 kepala sekolah yang dia sortir terindikasi pengikut khilafah dan dia pecat. Dan akibat konsistensinya itu, dia dibenci dan dibully oleh kadrun seIndonesia raya.

Ganjar juga paling depan mendesak supaya ASN yang terpapar radikal segera diberhentikan secepatnya. Buat Ganjar, radikalisme itu menular dan harus segera dipisahkan.

Tahun 2024, saya prediksi kelompok yang sudah dibubarkan Jokowi seperti HTI dan FPI akan berkoalisi lagi. 

Mereka akan masuk dalam perang Pilpres supaya bisa eksis kembali. Ada dendam di hati mereka karena di era Jokowi mereka dibabat habis. Bayangkan, kalau orang yang mereka dukung menang di Pilpres nanti. Akibatnya buat Indonesia terlalu berbahaya.

Saya tidak sedang kampanye buat Ganjar, kenal saja tidak. Hanya mencoba membuka fakta yang ada. Ganjar Pranowo memang belum tentu sebaik Jokowi jika kelak memimpin negara. Tapi setidaknya, dari komitmennya melawan kelompok radikal, hanya dialah sekarang yang kita punya..

Apa yang sudah dibangun Jokowi selama 10 tahun jangan sampai rusak. Tongkat estafet harus diserahkan kepada orang yang tepat. Cara kita menjaga NKRI, ditentukan nanti, siapa calon pemimpin yang harus kita pilih..

Rekam jejak sangat menentukan disini. Kita tidak boleh beli kadrun dalam karung. Mereka sedang mengintip, kapan saatnya keluar dan ikut kembali bertarung..Kalau kita kalah, bersiaplah mereka akan kembali menguasai kita seperti pada masa SBY dulu berkuasa..

Seruput kopinya..

Denny Siregar

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli