Netral English Netral Mandarin
22:11wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Ustaz Waloni Dicokok, Denny: Gak Usah Ribut Polisi Gak Adil Segala deh, Ga Asal tangkap, Butuh Proses!

Kamis, 26-Agustus-2021 20:50

Yahya Waloni dan Denny Siregar
Foto : Kolase Netralnews
Yahya Waloni dan Denny Siregar
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Usata penangkapan Ustaz Yahya Waloni, muncul suara sumbah bahwa polisi tidak adil karena sejumlah penista agama lainnya tidak ditangkap, salah satunya adalah Paul Zhang. 

Namun, Denny Siregar mengingatkan agar sabar karena semua butuh proses. Kepolisian sudah kerja keras sesuai tugasnya.

“Gak usah ribut polisi gak adil segala deh. Mereka sudah kerja keras utk temukan bukti hukum. Lagian sdh banyak yg ditangkap, mulai Rizieq dan pentolan FPI, maher, sugik dan skrg Waloni,” kata Denny Siregar, Kamis 26 Agustus 2021.

“Semua itu ga asal tangkap, butuh proses. Kasi apresiasi kpd  @CCICPolri itu lebih bagus,” imbuhnya.

“Dulu, kalau ada ustad sebelah yang ditangkap, ributnya kadrun minta ampun. Mereka bahkan ancam mo demo segala..,” lanjut Denny.

“Sekarang aman2 aja. Barisan mereka pecah. Mulai almarhum maheer, sugik dan sekarang Waloni masuk penjara, mereka udah pasrah..,” tandas Denny.

Untuk diketahui, Tim Bareskrim Polri menangkap Yahya Waloni. Yahya Waloni ditangkap di kawasan Cibubur.

Kamis (26/8/2021), Yahya Waloni ditangkap oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Wadirtipidsiber Kombes Himawan Bayu Aji. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai detail penangkapan ini.

"Benar," kata Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri seperti dilansir detik.com. 

Yahya Waloni sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme soal dugaan penistaan agama terhadap Injil. Yahya Waloni dinilai menista agama dalam ceramah yang menyebut Bible itu palsu.

Pelaporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM. Yahya Waloni dilaporkan dengan dugaan kebencian atau permusuhan individu dan/atau antargolongan (SARA) pada Selasa (27/4).

Dalam kasus ini, Yahya dilaporkan bersama pemilik akun YouTube Tri Datu. Dalam video ceramah itu, Yahya Waloni menyampaikan bahwa Bible tak hanya fiktif, tapi juga palsu.

Di dalam LP tersebut, mereka disangkakan dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 45 A juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Pasal 156a KUHP.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati