3
Netral English Netral Mandarin
20:50 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Ustaz Yahya Waloni Sebut Virus Corona Tak Bisa Masuk ke Masjid, EK: Kasihan Umat Islam Dapat Penceramah Kayak Gini

Kamis, 28-January-2021 16:23

Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
Foto :
Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi merasa prihatin dengan ucapan Ustaz Yahya Waloni yang menyebut virus corona tidak dapat masuk ke dalam masjid. Menurut Eko, ceramah seperti ini hanya akan menjadi pembodohan untuk umat.

“Kasian unat Islam, dapat penceramah kayak gini. Yang ditransfer cuma kebodohannya...” tulis Eko di akun Twitternya, Kamis (28/1/2021).

Sebelumnya, Ustaz Yahya Waloni kembali membuat geger publik dengan mengatakan virus Korona tidak bisa masuk masjid. Ustaz Yahya Waloni pun mengatakan agar pemerintah dan penegak hukum bersikap tegas agar jangan munafik saat memberlakukan aturan pelarangan acara.

"Enggak usah munafik bikin-bikin aturan. Tablig akbar dilarang, Pilkada enggak. Virus itu bukan datang dari Wuhan, tapi dari Tuhan," tegas Ustaz Yahya Waloni dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Hadits TV.

Jika Covid-19 memang ada di dalam masjid, maka sudah pasti ia beserta para jemaah akan tertular virus tersebut. "Tidak ada musibah menimpa seseorang kecuali atas izin Allah. Di dalam masjid begini enggak ada virus. Ente (jemaah yang hadir) berdekatan gini, kalau betul virus ada di masjid, pas keluar mampus semua kita ini," kata Yahya Waloni.

Yahya Waloni meminta agar pemerintah tak membuat peraturan yang mengada-ada. Ia menolak jika pemerintah membatasi kegiatan keagamaan dengan dalih pandemi Covid-19. Padahal, pemerintah tetap menggelar pesta demokrasi Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Kedua kegiatan tersebut ama-sama menyebabkan terjadinya kerumunan. Namun, pemerintah terlihat tebang pilih dalam menegakkan aturan. Sebelumnya, Ustaz Yahya Waloni juga sempat menolak memakai masker. Bahkan, jika ia diancam denda hingga ditembak mati sekalipun, ia menegaskan akan tetap menolak memakai masker.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati