Netral English Netral Mandarin
11:52wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Vaksin AstraZeneca Efektif Lawan Covid-19 Varian Delta dan Kappa

Kamis, 24-Juni-2021 07:00

Vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif terhadap varian Delta dan Kappa.
Foto : Kemenskes
Vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif terhadap varian Delta dan Kappa.
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif terhadap varian Delta dan Kappa, yang pertama kali diidentifikasi di India, kata perusahaan itu, mengutip sebuah penelitian. 

Studi oleh Universitas Oxford menyelidiki kemampuan antibodi monoklonal dalam darah dari orang yang pulih dan dari mereka yang divaksinasi untuk menetralkan varian Delta dan Kappa, kata pernyataan itu. 

Pekan lalu, analisis oleh Public Health England (PHE) menunjukkan bahwa vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc (PFE.N) dan AstraZeneca menawarkan perlindungan tinggi lebih dari 90% terhadap rawat inap dari varian Delta, seperti dilansir dari laman Reuters, Rabu (23/6/2021).

Hasil studi Oxford terbaru dibangun berdasarkan analisis terbaru oleh PHE, kata perusahaan itu. 

Seperti diketahui, varian Delta menjadi versi penyakit yang dominan secara global, kata kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini. 

Sebelumnya, dilansir dari laman The Indian Express, berdasarkan pantauan PHE, varian delta lebih dapat ditularkan daripada garis keturunan kontemporer atau Covid-19 yang biasanya.  

WHO bahkan telah mengkategorikannya sebagai varian yang menjadi perhatian. WHO terus mengamati peningkatan penularan yang signifikan dan semakin banyak negara yang melaporkan wabah yang terkait dengan varian ini.

WHO mengklasifikasikan suatu varian sebagai yang menjadi perhatian dikaitkan dengan peningkatan penularan atau perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19. Diantaranya meliputi peningkatan virulensi; atau penurunan efektivitas tindakan kesehatan masyarakat atau diagnostik, vaksin, dan terapi yang tersedia. 

Apa yang membuat varian Delta masuk kategori yang menjadi perhatian WHO? Adalah varian yang berbeda dicirikan oleh mutasi, atau perubahan materi genetik virus. Virus RNA, seperti SARS-CoV-2, terbuat dari sekitar 30.000 pasangan basa asam amino, bagaikan batu bata yang tersusun satu sama lain.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani