Netral English Netral Mandarin
06:19wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
Veronica Koman Pertanyakan Nakes Belum Divaksin Tertinggi Ada di Aceh dan Papua, Netizen: Nasibnya Beda Tipis

Sabtu, 03-Juli-2021 07:32

Veronica Koman
Foto : Mata-Mata Politik
Veronica Koman
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Pegiat HAM Veronica Koman pertanyakan mengaka tenaga kesehatan di Aceh dan Papua tertinggi belum divaksin Covid-19. 

“Nakes yang belum divaksin tertinggi jumlahnya di Aceh dan Papua. Kenapa ya?” kata Veronica Koman melalui akun Twitternya, dinukil NNC Sabtu 3 Juli 2021

Pernyataannya menraik perhatian sejumlah netizen.

@teukurifqy: “Kalau Aceh mah ga heran. Pada keras kepala sama dari awal ini pandemi juga udah banyak makan hoax, nakes-nakesnya pun.”

@ULE_BARA: “Malah sampe sekarang masih bingung corona itu apa.  Beberapa tahun ini kami melarat dan harus saling membantu untuk hidup.”

@aik_arif: "Paerte batariak "jam satu semua ke puskesmas utk vaksin". Me: bikin telinga tuli-tuli lucu ka ini... Puskesmas jauh, trada ongkos!"

@KerenPaiki: “Tingkat kepercayaan terhadap pemerintah di 2 daerah itu sngat Rendah.”

@samirandasoga: “Aceh dan Papua saudara seperjuangan yang sangat sulit untuk diintervensi.”

@FahrolBekmob: “Nasib Aceh dan Papua sejak dulu nasibnya beda2 tipis, Korban Janji manis.”

Sementara secara terpisah sebelumnya diberitakan, pemerintah akan mulai menjalankan program suntik vaksin Covid-19 hari ini, Rabu (13/1/2021). 

Semua orang yang mendapat notifikasi suntikan vaksin Covid-19 harus patuh. Orang yang menolak vaksin Covid-19 akan mendapat hukum penjara dan denda hingga Rp 100 juta.

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan diawali dengan penyuntikan kepada Presiden Joko Widodo. Selanjutnya, vaksin Covid-19 akan disuntikkan secara bertahap kepada tenaga medis, pejabat publik hingga tokoh agama.

Suntik vaksin Covid-19 kepada tenaga medis, baik dokter dan perawat ditargetkan kelar hingga April 2021. Suntik vaksin Covid-19 gratis, tanpa biaya.

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Prof Edward OS Hiariej menegaskan, mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,  setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan atau menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan bisa dipidana.

"Yakni penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 100 juta," ungkap Wamenkum dalam 'Webinar Nasional: Kajian Hukum, Kewajiban Warga Negara Mengikuti Vaksinasi' yang diselenggaran PB IDI, Senin (11/1).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menyebut, setiap penerima SMS vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, hukumnya wajib. Menolak vaksin Covid-19 bakal menghadapi konsekuensi hukum sesuai UU Kekarantinaan kesehatan.

Lebih lanjut Wamenkum menjelaskan dalam  UU Kekarantinaan Kesehatan tersebut, ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan warga negara ketika masa wabah, salah satunya mengikuti vaksinasi.

"Ketika kita mengatakan vaksinasi ini kewajiban maka secara mekanisme maka jika ada warga negara tidak mau divaksin bisa kena sanksi pidana. Bisa denda, bisa penjara, bisa juga kedua-duanya," tuturnya.

Sanksi lain dalam UU tersebut juga mengancam seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, pengambilan paksa jenazah COVID-19, lalu menghalangi pemakaman jenazah COVID-19, termasuk di dalamnya orang yang menolak untuk dilakukan vaksin terhadap dirinya.

Hanya, sanksi dalam UU ini adalah langkah terakhir saat sarana penegakan hukum lain tidak berfungsi. Termasuk sosialisasi dari tenaga kesehatan, dokter, para medis termasuk di dalamnya rekan-rekan IDI ini amat sangat penting," jelas Wamenkum.

"Untuk menciptakan kesadaran masyarakat, dari sisi medis vaksin itu bisa bermanfaat bagi kesehatan dan sebagainya. Kalau sudah ada kesadaran, tanpa upaya paksa dalam konteks penegakan hukum dan pidana tidak perlu lagi diberikan," ujar dia.

Ingat, suntik vaksin virus corona penting untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Namun, meski sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19, protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak harus tetap dilakukan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati