Netral English Netral Mandarin
06:08 wib
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (27/1/2021). Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Viral Akun Fadli Zon Like Video Porno, Novel: Pengalihan Isu Pembantaian 6 Laskar FPI

Kamis, 07-January-2021 17:20

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
Foto : Istimewa
Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nama politisi Partai Gerindra Fadli Zon tengah ramai diperbincangkan netizen gara-gara akun Twitter-nya kepergok me-like video tak senonoh. 

Bahkan, muncul tagar #FadliZonJubirBokep yang menjadi trending topic di Twitter Indonesia sejak Rabu (6/1/2021) hingga Kamis (7/1/2021) dini hari. 

Mengomentari hal itu, Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin berpendapat bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan sikap Fadli Zon yang terkenal kritis terhadap rezim Joko Widodo (Jokowi). 



Menurutnya, tokoh-tokoh yang kritis terhadap rezim selalu dicari-cari kesalahannya lalu diviralkan oleh para pendengung (buzzer) yang pro-pemerintah. 

"Itu sudah biasalah orang yang kritis terhadap rezim ini selalu dicari kesalahannya, yang tidak salah aja dibuat salah, lalu para buzzeRp langsung memviralkan dengan seviral-viralnya," kata Novel kepada netralnews.com, Kamis (7/1/2021). 

Selain itu, Novel menilai bahwa "serangan" terhadap Fadli Zon di media sosial merupakan upaya pengalihan isu atas kasus penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh pihak kepolisian. 

"Apalagi ada isu besar berkenaan dengan kezoliman rezim ini yang mana 6 laskar FPI dibantai, maka ketika ada celah untuk menghantam yang kritisi rezim zolim, dipakailah kelalaian si pengkritik itu untuk dinaikan menjadi pengalihan isu," ungkap Novel. 

Meski demikian, lanjut Novel, pihaknya tidak terpengaruh dengan isu tersebut dan tetap fokus pada penuntasan kasus tewasnya 6 Laskar FPI. 

"Tapi buat kami sangat tidak ngaruh karena kami fokus terhadap kasus pembantaian 6 Laskar FPI," jelas Novel. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli