Netral English Netral Mandarin
00:46 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Viral Kalimat Adzan Diubah Jadi Ajakan Jihad, DS: Penyembah Baliho Bikin Sendiri

Selasa, 01-December-2020 10:45

Denny Siregar, pegiat media sosial.
Foto : Istimewa
Denny Siregar, pegiat media sosial.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral video ajakan jihad melalui adzan dengan mengubah lafal adzan ajakan salat seperti pada umumnya. Adzan itu terdengar berbeda dalam beberapa video yang kini marak tersebar di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp.

Di video tersebut, terlihat sejumlah orang seperti hendak melakukan salat berjamaah. Seorang di antaranya kemudian mengumandangkan adzan.

Namun, pada bacaan "Hayya alasshalah" yang artinya mari menunaikan salat, diganti dengan "Hayya alal jihaad" yang artinya mari berjihad. Viralnya adzan ajakan jihad ini mendapat tanggapan pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar.



"Para penyembah baliho ternyata baru bikin adzan sendiri. Angel wes angell," kata Denny dalam akun Twitter pribadinya.

Diketahui, beredar video adzan yang menambahkan lafal hayya alal jihad yang artinya ‘mari berjihad’. Video adzan hayya alal jihad menggema di beberapa daerah dan beredar di media sosial.

Jumlahnya cukup banyak. Ada yang adzan di dalam masjid diikuti sekelompok pria, adapula yang azan di luar ruangan. Bahkan, ada yang adzan sambil memegang senjata tajam. Salah satu masjid yang mengumandangkan azan hayya alal jihad yakni masjid di Petamburan, Jakarta Pusat.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP