Netral English Netral Mandarin
02:10wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Viral, Laskar FUI Bubarkan Pertunjukan Jaran Kepang Hingga Meludahi Warga

Kamis, 08-April-2021 01:17

Tangkapan layar video Ormas Laskar Khusus Forum Umat Islam (FUI) DPD Medan membubarkan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang (Jaranan/Kuda Lumping) di salah satu wilayah di Medan, Sumatera Utara.
Foto : Istimewa
Tangkapan layar video Ormas Laskar Khusus Forum Umat Islam (FUI) DPD Medan membubarkan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang (Jaranan/Kuda Lumping) di salah satu wilayah di Medan, Sumatera Utara.
77

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Video sejumlah orang mengenakan seragam Ormas Laskar Khusus Forum Umat Islam (FUI) DPD Medan membubarkan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang (Jaranan/Kuda Lumping) di salah satu wilayah di Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial pada Rabu (7/4/2021).

Dalam video yang beredar, terlihat upaya Laskar FUI membubarkan pertunjukan Jarang Kepang mendapat protes dan penolakan dari warga setempat.

"Tiap hari kami main ini (jaran kepang), tiap pesta ada. Di mana-mana orang bebas. Berlebihan ini (aksi Ormas FUI)," kata seorang wanita dalam video itu.

Protes wanita tersebut membuat seorang anggota Laskar FUI tak terima. Ia pun maju dan meludahi wanita yang mengenakan kaos berwarna hijau hitam itu.

Aksi tak terpuji yang ditunjukkan anggota Laskar FUI itu menyulut emosi warga setempat. Adu mulut dan baku hantam antara warga dan anggota FUI pun tak terelakkan.

Video berdurasi 2 menit 20 detik itu juga diunggah akun Twitter @RD_4WR1212, Rabu (7/4/2021). 

Dalam cuitannya, ia menjelaskan aksi pembubaran pertunjukan seni budaya Jaran Kepang oleh Ormas FUI yang berujung ricuh.

"Pertunjukan seni budaya Jaranan atau biasa disebut Jaran Kepang, Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan Menganggap Syirik lalu di bubarkan," cuit @RD_4WR1212.

"Beberapa saat kemudian, salah 1 anggota ormas tersebut maju dan meludahi wanita yang adu argumen. Kontan, sejumlah warga emosi. Kerusuhan pun terjadi," jelasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati