Netral English Netral Mandarin
02:12wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Viral Susu Beruang Diborong, Tenang! Ini Bahan Makanan yang Bisa Jadi Penggantinya

Minggu, 04-Juli-2021 15:00

Tak perlu susu beruang, Anda bisa mengganti dengan yang lain.
Foto : Instagram.
Tak perlu susu beruang, Anda bisa mengganti dengan yang lain.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –Baru-baru ini di media sosial diramaikan dengan berbagai video sejumlah orang yang memburu susu beruang. Memang susu beruang diakui mengandung protein yang penting, terutama saat penyembuhan.

Demikian disampaikan dr Vito Damay, SpJP(K) Mkes, AIFO-K, FIHA, FICA, FasCC. Dia juga akui bahwa asupan protein amat penting karena protein dipecah menjadi asam amino. Asam amino inilah yang membangun kekebalan tubuh atau sistem imunitas, memperbaiki respon, fungsi serta keaktifannya.

“Dan kekebalan tubuh atau sistem imun itu cukup kompleks. Ada yang berufungsi untuk mengingat adakah bakteri atau virus yang sebelumnya pernah datang, atau juga ada yang menghajar duluan babak pertama, sampai ada pasukan khususnya yang ceritanya nanti akan turun belakangan,” jelas dr Vito dalam sebuah penjelasan video yang diabagikan, Minggu (4/7/2021). 

Diperlukan kerjasama dan banyak unsur untuk membentuk kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh ini sangat dipengaruhi oleh asupan protein. Kalau asupan prtoein kurang, kekebalan tubuh bukannya tidak ada, melainkan lebih lemah, lambat, ataukurang aktif. Akibatnya infeksi dengan mudah menyerang.

Konsumsi protein juga penting sekali untuk membangun sistem tubuh kita yang sudah kepayahan karena baru saja sembuh dari penyakit. 

Tapi ternyata ada banyak alternatif selain konsumsi susu beruang. Diantaranya adalah kedelai, tempe dan tahu yang juga diakui sebagai sumber protein yang baik selain sumber protein hewani. 

Sumber protein lainnya misalnya adalah keju, daging ataupun ikan. Diakui dr Vito, ada yang menilai bahwa daging harganya mahal atau mungkin ada orang juga yang tidak suka dengan keju, tetapi ikan bisa jadi sumber protein lain yang bisa dipilih karena mudah ditemukan. 

“Ada juga telur. Makanan sederhana ini juga sudah cukup mengandung preotien,” tegas dia. 

Terkait susu, tidak hanya susu sapi dan beruang saja melainkan ada susu kedelai. Kelebihannya susu kedelai kadar lemaknya rendah dan mengandung serat. 

Ada juga susu kemasan yang banyak fortifikasi atau tambahan seperti vitamin, mineral dan variasi seperti susu non fat atau low fat yang kandungan proteinnya juga serupa. Susu ini juga biasanya beraneka rasa dan perlu diperhatikan kandungan protein dan kandungan lainnya. 

“Kalau SKM itu kental manis saja, tidak termasuk susu. Jadi ada banyak yang tinggi protein, jadi jangan buru-buru borong barang begini,” pesan dia. 

Dia mengingatkan, ada orang yang memang membutuhkan asupan protein tinggi untuk penyembuhan. Salah satu sumbernya adalah dari susu. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani