Netral English Netral Mandarin
00:45wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Waduh! BPIP Dianggap Buka Luka Lama, Musuh Pancasila adalah Agama, PKS: Tendensius

Jumat, 13-Agustus-2021 14:45

Mardani Ali Sera
Foto : Fajar.co
Mardani Ali Sera
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut BPIP telah membuka luka lama di mana agama seolah musuh Pancasila.

Hal ini disampaikan Mardani usai BPIP merilis pengumuman lomba penulisan dengan tema “Hormat bendera menurut Hukum Islam”.

“Aneh temanya &terkesan tendensius. Jd buka luka lama saat dikatakan musuh Pancasila itu agama.” kata Mardani, Jumat 13 Agustus 2021. 

"BPIP mestinya menyatukan bukan buat kontroversi. Ada ide tema lain yg lebih visioner dlm rangka memperingati Hari Santri Nasional seperti “Pandangan Santri dalam bahaya Perubahan Iklim,” imbuh Mardani.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi akun Badan Pembinaan Ideologi Pancasila@BPIPRI yang menulis:

“#SalamPancasila. Halo #SobatPancasila dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar lomba: Kompetisi Penulisan Artikel Tingkat Nasional.”

Sebelumnya, kritik senada juga disampaikan , Anggota DPR RI dari Gerindra, Fadli Zon. Ia memprotes tema lomba penulisan yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam poster yang diunggah akun @BPIP RI, badan itu mengumumkan lomba penulisan artikel tingkat nasional itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Namun, yang menjadi sorotan adalah tema yang diusung dalam kompetisi tersebut.

Ada dua tema utama yang dipersyaratkan. Tema pertama, Hormat Bendera Menurut Hukum Islam. Adapun tema kedua, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam.

Fadli Zon menyebut, pemilihan tema yang diangkat tersebut membuktikan bahwa BPIP sangat dangkal dalam memahami antara Islam dan Pancasila.

Bahkan, Fadli Zon memandang, ada upaya untuk menuduh Islam mempermasalahkan hormat kepada bendera dan menyanyikan lagu Indonesia raya.

"Tema lomba BPIP ini menunjukkan betapa dangkalnya BPIP memahami Islam dan Pancasila. Ini produk Islamophobia akut dan cenderung menuduh Islam mempermasalahkan hormat bendera dan lagu kebangsaan Indonesia Raya," tulis Fadli Zon di Twitter, dikutip pada Jumat (13/8/2021).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli