Netral English Netral Mandarin
09:13wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Waduh! Denny Siregar Sebut Ada Bahaya di Balik Sentul City vs Rocky Gerung Berdamai

Selasa, 12-Oktober-2021 18:15

Rocky Gerung dan Denny Siregar
Foto : Demokrasi.co
Rocky Gerung dan Denny Siregar
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar mengungkapkan bahwa di balik proses damai antara Sentul City dengan Rocky Gerung ada suatu bahaya.

“Hhh damai.. Si RG makin besar kepala aja. Dan ini akan memotivasi orang2 yg spt RG berlomba2 mencaplok tanah, meski Sentul sdh punya sertifikat,” kata Denny Siregar mengingatkan melalui akun Twitternya, Selasa 12 Oktober 2021.

Untuk diketahui, PT Sentul City Tbk memutuskan berdamai ihwal kasus sengketa lahan di Desa Bojong Koneng, Bogor, dengan warga setempat, termasuk Rocky Gerung.

Seperti dilansir CNN Indonesia, Presiden Komisaris Sentul City, Basaria Panjaitan mengaku pihaknya telah menerima usulan dari warga setempat, yakni Rocky Gerung untuk melakukan pengembangan hijau berbasis lingkungan atau green living yang kerap disampaikan dalam berbagai kesempatan.

"Semua terintegrasi dalam master plan kami. Konsep green living ini menjadi bagian dari pengembangan bisnis kami ke depan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Basaria menjelaskan, konsep tersebut nantinya juga akan terintegrasi dengan pengembangan lingkungan alam yang hijau di sekitar Sentul City.

Dalam konsep ini, suatu bangunan atau suatu area yang menyatu dengan alam akan memiliki beberapa fungsi dan dapat memberikan keuntungan bersama-sama.

Basaria mengklaim, pihaknya akan mengalihkan seluruh kebijakan dan praktik perusahaan menuju konsep green living tersebut. Dengan harapan akan terjadi timbal balik yang saling menguntungkan antara masyarakat dan lingkungan.

Lebih lanjut, Basaria mengatakan kehadiran Sentul City juga harus memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Selain di sektor ekonomi melalui terbukanya lapangan pekerjaan, menurutnya nilai tambah juga dapat berbentuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang berkelanjutan.

"Kami concern soal lingkungan masyarakat, terutama bagi mereka yang benar-benar hidup di sana, tinggal turun-temurun, yang menjadi tetangga kita, bisa merasakan manfaat kehadiran Sentul City," jelasnya.

Menurut Basaria, melalui konsep green living ini nantinya akan tercipta keseimbangan lingkungan antara wilayah yang dibangun Sentul City dengan masyarakat yang menjadi tetangga Sentul City.

"Lebih maju kampungnya. Output-nya kualitas kehidupan masyarakat sekitar kita meningkat. Dengan begitu, keseimbangan lingkungan ini akan melahirkan harmonisasi," pungkasnya.

Kepemilikan lahan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor saat ini dalam sengketa.

Sentul City mengklaim sebagai pemilik sah atas lahan yang berada di Desa Bojong Koneng. Klaim tersebut berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk tanah di Desa Bojong Koneng dengan nomor 2411 dan 2412 yang diterbitkan Pemkab Bogor pada 1994.

Head of Corporate Communication Sentul City David Rizar Nugroho mengatakan proses penerbitan SHGB pun telah dilakukan secara legal serta sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Sementara itu,  warga Desa Bojong Koneng termasuk Rocky Gerung, mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut berdasarkan penguasaan lahan secara fisik dan surat pernyataan oper alih garapan.

Terbaru, sejumlah warga Desa Bojong Koneng dikabarkan meminta perlindungan kepada aparat desa guna menghentikan penggusuran paksa yang dilakukan oleh Sentul City pada Sabtu (2/10) siang.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli