Netral English Netral Mandarin
02:50wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Waduh! DS Kecewa, Orang Sekitar Jokowi Rapuh, Hanya Digoyang Kadrun Dikit Saja Lakukan...

Minggu, 09-Mei-2021 11:25

Presiden Joko Widodo dan Denny Siregar
Foto : Kolase Tribunews
Presiden Joko Widodo dan Denny Siregar
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar kecewa pasalnya orang di sekitar Presiden Joko Widodo rapuh. Hanya digotyang sedikit saja oleh kadrun sudah lakukan klarifikasi.

"Gua sebenarnya males nanggepin ocehan receh kayak bipang itu.  Gua cuma kesel ma org2 sekitar  @jokowiyang reaktif banget thd gorengan kadrun. Rapuh. Baru digoyang dikit trus klarifikasi kemana2 kayak ga ada kepercayaan diri. Reaksi merekalah yang malah besarkan recehan itu," kata Denny, Minggu 9 Mei 2021.

Sementara sebelumnya diberitakan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan konteks pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam video Hari Bangga Buatan Indonesia ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri atas beragam suku, dan memiliki kekayaan produk kuliner nusantara.

"Berkaitan dengan pernyataan mengenai Bipang Ambawang, kita harus melihat dalam konteks secara keseluruhan. Pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal," ujar Lutfi melalui keterangan video yang diunggah di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan pernyataan Presiden itu disampaikan dalam video rangka peringatan Hari Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Pernyataan Presiden Jokowi juga turut ditujukan untuk mempromosikan kuliner nusantara.

"Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam, tentu kuliner tersebut dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat yang beragam pula," ujar Lutfi.

Luthfi menjelaskan terdapat beragam produk kuliner yang disukai oleh berbagai kelompok masyarakat. Dia mengajak masyarakat untuk turut mempromosikan kuliner nusantara.

"Tentu kuliner tersebut dikonsumsi, disukai dan dicintai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. Mari kita bangga dan promosikan kuliner nusantara yang beragam, sehingga bisa menggerakkan ekonomi terutama UMKM," tuturnya.

Namun Kemendag, kata Luthfi, selaku penanggungjawab acara Hari Bangga Buatan Indonesia meminta maaf jika pernyataan Presiden menyebabkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Kami memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan Bapak Presiden, kami meminta maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin kita semua bangga dengan produk dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, serta menghargai keberagaman bangsa kita," ujar Mendag dinukil viva.co. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P