Netral English Netral Mandarin
17:32wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Waduh! Sudah Kecam Israel tapi Jokowi Masih Dipertanyakan, Said Didu: Indonesia Belum Bicara, Ada Apa?

Rabu, 12-Mei-2021 10:10

Presiden Jokowi dan Said Didu
Foto : Istimewa
Presiden Jokowi dan Said Didu
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muhammad Said Didu mempertanyakan Pemerintah Indonesia mengapa diam saja terhadap tindak kekerasan Israel kepada rakyat Palestina.

Padahal, fakta sehari sebelumnya justru Presiden telah mengecam keras aksi tersebut. Alhasil Said Didu malah kena semprot netizen. 

“Selama puluhan tahun, jika Palestina diserang oleh Israel maka Indonesia tmsk negara pertama yg berteriak, tapi saat ini Indonesia blm bicara. Ada apa?”  kata Said Didu, Rabu 12 Mei 2021.

Seorang netizen bernama Paper Plane @don_phitix sontak membalas keras.

“Banyakin baca berita om biar ga kudet...kurangin ngetwit,” katanya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam aksi kekerasan polisi Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Jokowi menilai aksi kekerasan dan penggusuran terhadap warga Palestina tersebut tak boleh diabaikan.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi melalui akun Twitter-nya, Senin (10/5/2021). Jokowi menuliskan pernyataannya dalam bahasa Inggris.

"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan," kata Jokowi yang diterjemahkan dari bahasa Inggris.

Jokowi mengatakan Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan tegas atas aksi kekerasan Israel tersebut. Dia memastikan Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina.

"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel. Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina," tuturnya.

Sebelumnya, bentrokan berdarah antara polisi Israel dan warga Palestina yang ada di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam waktu setempat, pecah. Bentrokan yang membuat ratusan orang terluka ini terjadi seusai buka puasa.

Polisi Israel menggunakan peluru karet dan granat kejut terhadap warga Palestina yang melemparkan batu ke arah mereka. Bentrokan ini pecah setelah kemarahan memuncak di kalangan warga Palestina terkait potensi penggusuran sejumlah keluarga Palestina dari rumah-rumah mereka yang tanahnya diklaim oleh para pemukim Yahudi yang menggugat ke pengadilan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati