Netral English Netral Mandarin
00:39wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Wagub Ariza Sebut Nasib BST Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Minggu, 12-September-2021 05:30

Proses Penyaluran BST
Foto : Istimewa
Proses Penyaluran BST
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta belum bisa memutuskan apakah Bantuan Sosial Tunai (BST) COVID-19 tahap 7 dan 8 dilanjutkan. Sebab DKI saat ini menunggu arahan dari pemerintah pusat. 

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria meminta kepada pihak manapun untuk tidak berasumsi ihwal nasib pencairan BST tahap 7 dan 8. 

"Itu kami menunggu keputusan pemerintah pusat," kata Riza di Jakarta, Sabtu (11/9/2021). 

Riza bilang, mengenai bantuan sosial uang tunai COVID-19 Jakarta tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Sebab yang berwenang untuk melanjutkan atau tidak dari pemerintah pusat, DKI hanya mengikuti keputusan pempus. 

"Terkait pemberian bantuan sosial tunai nanti biar itu menjadi domain pemerintah pusat," paparnya. 

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono mengatakan, untuk warga Jakarta tak akan disalurkan lagi. Warga terdampak COVID-19 yang sempat menerima uang Rp 300 ribu tiap bulannya, ke depannya tak akan menerimanya lagi.

Hal tersebut dikatakan Mujiyono, lantaran dirinya menerima informasi mengenai tidak dilanjutkannya pendiatribusian BST ini dari Kepala Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Edi Sumantri. 

"BST enggak ada. BST itu kebijakan pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat ada, kita ngikutin," ujar Mujiyono saat dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021).

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani