Netral English Netral Mandarin
09:44wib
Sebanyak 75,6 persen warga menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo secara umum dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto minta lakukan peningkatan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit sebesar 30-40 persen.
Wagub DKI Sebut Pemudik yang Balik ke Jakarta Tak Perlu Dikarantina

Senin, 17-Mei-2021 17:20

Wagub Ariza
Foto : Istimewa
Wagub Ariza
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan pemudik dari luar daerah yang kembali ke Jakarta pada arus balik libur Idul Fitri 1442 H tidak perlu dikarantina.

Hal ini berbeda dengan peraturan yang diterapkan untuk warga yang datang dari luar negeri yang mesti dikarantina beberapa hari untuk memastikan mereka terbebas dari COVID-19.

"Kalau (pemudik) dari kampung ke Jakarta tidak dikarantina," kata Ariza di Balai Kota DKI, Senin (17/5/2021).

Politisi Gerindra itu memastikan, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat kepada para pemudik yang balik ke Jakarta, mereka yang tidak membawa hasil tes PCR atau antigen bakal di tes untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindaklanjuti jika ditemukan ada pemudik yang positif penyakit menular itu. 

"Kalau yang bersangkutan positif (COVID-19) langsung dibawa ke wisma atlet, hotel atau ke RS sesuai dengan bobot Covidnya itu sendiri," tuturnya.

Tidak hanya itu, Ariza memastikan, para pemudik itu juga bakal dipantau oleh RT/RW di tempat tinggal mereka hingga kondisi kesehatan mereka benar- benar dinyatakan bebas dari wabah mematikan itu.

"Jadi memang semua harus dipastikan dalam posisi yang aman, jadi jangan sampai kembali ke Jakarta membawa virus, jadi semuanya kita cek sampai ke tingkat RT/RW," pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mendata sebanyak 1.124 warga telah kembali ke Ibu Kota pada arus balik Idul Fitri 1442 H ini sejak Sabtu (15/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021) kemarin.

Sayangnya sebagian besar dari mereka tidak membawa hasil tes PCR dan antigen sehingga kondisi kesehatan mereka terkait COVID-19 tidak bisa terpantau.

"Yang tidak ada hasil tes PCR atau antigen 1.099 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin

Budi mengatakan, dari ribuan orang yang masuk ke Jakarta pada arus balik kali ini, hanya 25 orang yang membawa hasil tes COVID-19. Semuanya dinyatakan aman dari paparan wabah mematikan itu setelah beraktivitas di luar kota selama libur Lebaran tahun ini.

"Yang ada PCR 16 dan yang antigennya ada 9," tutur Budi.

Budi menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menindaklanjuti hal itu, warga yang tidak membawa hasil tes PCR dan antigen diminta segera memeriksa kesehatan mereka di fasilitas kesehatan terdekat karena kedatangan mereka justru mengusik ketenangan warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Kita akan meminta mereka melakukan swap antigen atau PCR, bisa secara mandiri, untuk lebih menenangkan masyarakat sekitarnya atau bisa kita bantu juga nanti dengan mereka ke puskesmas terdekat," ucapnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani