Netral English Netral Mandarin
03:00wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Wagub Jateng Imbau Peternak Kambing Gunakan Pakan Fermentasi, Ini Keuntungannya

Sabtu, 18-September-2021 05:00

Kambing di peternakan.
Foto : kampung99pepohonan.com
Kambing di peternakan.
29

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Para peternak kambing di Provinsi Jawa Tengah diimbau menggunakan pakan olahan dengan metode fermentasi terutama di daerah yang ketersediaan pakan ternak jenis rumputnya minim atau tandus karena lebih praktis serfa efisien.

"Pemberian pakan ternak dengan metode fermentasi ini cocok dilakukan di wilayah-wilayah tandus, peternak yang kesulitan mencari pakan dan lainnya itu bisa dengan pakan fermentasi," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang, Jumat (17/9/2021).

Pakan ternak fermentasi bisa mengontrol kesuburan hewan kambing, lebih efektif dan efisien tidak perlu setiap hari masyarakat harus ambil rumput, serta setelah hewan ternak melahirkan bisa diatur waktunya sehingga nantinya bisa lebih cepat gemuk.

Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng mencontohkan peternakan domba di Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sudah menggunakan pakan ternak fermentasi dan hasilnya cukup baik.

Menurut dia, peternak di wilayah tandus atau minim rumput bisa mengadopsi pakan metode fermentasi.

"Diharapkan metode ini cocok bukan hanya di Petungkriyono, tapi malah ke arah daerah tandus. Mereka yang yang kesulitan mencari pakan dan lainnya itu bisa dengan pakan fermentasi," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng Saiful Latif menambahkan pihaknya berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui bimbingan teknis.

Dalam bimbingan teknis yang digelar tahun ini ditargetkan untuk 4.000 peserta, lanjut dia, terdapat pelatihan budidaya, pengolahan pakan, termasuk kesehatan hewan.

"Itu adalah bimbingan teknis. Yang kedua, kami juga ada bantuan dalam bentuk hibah, dalam bentuk ternak, bisa sapi, bisa kambing, bisa domba," katanya. 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP