Netral English Netral Mandarin
12:17wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Wah! Ganjar Tak Setuju Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Bepergian, Netizen: Setuju Ngak Kalian Gaes?

Selasa, 10-Agustus-2021 12:05

Ganjar Pranowo
Foto : Jateng.go
Ganjar Pranowo
38

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan Gubernur Ganjar Pranowo yang menyatakan bahwa sertifikat vaksin belum layak diberlakukan sebagai syarat bepergian ramai disoroti warganet.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Selasa 10 Agustus 2021, muncul pro kontra netizen antara setuju dan tak setuju.

MLT: “Setuju gak kalian gaess???”

Nico Setya: "Bener,,, karena gak semuanya pnya akses vaksin... dan satu problem lagi, vaksin apalagi bagi orang² tua yg tidak punya nomer hp kesusahan buat cetak sertifikatnya... bisa pakai nomer anaknya tp kan anaknya jg vaksin, sedangkan 1 sertifikat 1 nomer...Kalau emang mau syarat sertifikat vaksin :1. Minimal sudah kecover 70?n vaksin selalu ready tidak ada lagi nunggu vaksin blm datang2. Sistem sertifikat ada baiknya gak pakai smartphone mengingat gak semua bisa akses internet dan smartphone, mngkin bisa ditambah opsi jika kita gak ada akses internet dan smartphone bisa pakai suket vaksinnya saja atau bisa dicetak di puskesmas.."

Emil Mumpuni: “Aku aj tanya2 vaksin yg petma sllu full maakkk..cari yg gratis ..trs kdg tny dipuskesmas bilgny vaksin lg kosong . hmm nasiibbbq maaakkk.”

Yohanes Ary: “Kita setuju di vaksi cm kalau sertivikat vaksin sbagai syarat administrasi yg macam2 ya mbok ditinjau dulu apa sdh merata prosesnya saya sampai detik ini blm vaksin sdh ngantri no urut dbbrp tmpat tdk kbagian kuota.”

Charlie Limena: “Setuju, selama sentra vaksinasi ada standby dan mampu terima vaksinasi setiap hari nonstop. Siapa takut?”

Untuk diketahui, Gubernur Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pihaknya belum memberlakukan vaksin sebagai syarat untuk bepergian.

Menurut Ganjar, program vaksinasi pemerintah belum menyentuh sebagian besar masyarakat sehingga dinilai tak adil jika sertifikat vaksin sebagai syarat bepergian diberlakukan.

Hal itu dikatakan oleh Ganjar usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 Jawa Tengah di Semarang, Senin, 9 Agustus 2021.

“Belum, kami belum sampai ke sana. Kalau semua harus pakai syarat vaksin, sementara vaksinasi belum tinggi, maka saya rasa itu gak adil,” ucapnya dikutip terkini.id dari pikiran rakyat.

Ganjar pun menilai bahwa pemberian kelonggaran kepada orang yang sudah mengikuti vaksin untuk bepergian merupakan bentuk diskriminasi dan mencederai rasa keadilan di masyarakat.

“Lalu seolah-olah, mereka yang sudah vaksin mendapat prioritas pertama untuk kelayapan, kan gak enak kita sama rakyat,” tuturnya.

Ganjar juga menjelaskan bahwa pemberlakuan sertifikat vaksin sebagai syarat untuk bepergian boleh-boleh saja, asalkan program vaksinasi pemerintah sudah menyentuh sebagian besar masyarakat.

“Kalau saat ini, orang mau berkunjung ke mal atau tempat publik lain bisa dilakukan, meskipun belum vaksin, asal menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

“Kalau itu bisa dilakukan, jumlahnya dibatasi sejak pintu masuk, sebenarnya itu bisa, tapi nanti kalau sudah boleh dibuka,” tuturnya dinukil Terkini.id.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa sebentar lagi pemerintah akan menjadikan kartu vaksin Covid-19 sebagai syarat untuk bisa mengakses tempat-tempat publik.

Luhut menjelaskan bahwa rencana pemberlakuan itu akan dimulai secara bertahap ke depannya

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli