3
Netral English Netral Mandarin
19:52 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Ketahuilah, Wajib Berpakaian Nuansa Muslim Juga Terjadi di Jakarta

Senin, 25-January-2021 17:35

Azas Tigor Nainggolan mengatakan bahwa Wajib Berpakaian Nuansa Muslim Juga terjadi di Jakarta
Foto : Istimewa
Azas Tigor Nainggolan mengatakan bahwa Wajib Berpakaian Nuansa Muslim Juga terjadi di Jakarta
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Masalah kewajiban berpakaian bernuansa Muslim bukan hanya di Padang, Sumatera Barat.

Di Jakarta juga sudah lama menjadi masalah tapi tidak terungkap saja ke publik. Nah, mumpung masalah wajib  berbusana bernuansa Muslim ini sedang muncul di publik, saya mau ceritakan pengalaman saya.

Di Jakarta sudah berlangsung lama soal kewajiban menggunakan pakaian bernuansa Muslim. Terutama pada hari Jumat, murid di sekolah negeri di Jakarta diwajibkan berbusana Muslim. Jika tidak mematuhi maka dihukum oleh gurunya.

Baca Juga :

Sekitar 6-7 tahun lalu, saya pernah menangani kasus seorang siswa kelas 5 SD di SD Negeri di jln Utan Kayu, Jakarta Timur yang beragama Kristen dipukul gurunya karena hari Jumat tidak pakai baju bernuansa Muslim (baju Koko).

Saya dan orang tua murid sudah melaporkan kasus pemukulan dan kewajiban menggunakan baju Koko tersebut.

Hasilnya anak itu dikalahkan oleh Pemprov Jakarta dan si guru menang, tidak bisa disalahkan. Sampai sekarang pun di Jakarta kewajiban berbusana bernuansa Muslim itu masih berlangsung, tidak ada yang mempermasalahkan.

Ayo, kita tolak dan harus ditiadakan kewajiban berbusana bernuansa agama tertentu bagi murid di sekolah Negeri.

Murid yang bersekolah di sekolah  negeri itu bukan hanya beragama Muslim tetapi juga beragama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

Begitu pula sekolah negeri itu milik Negera Republik Indonesia naka harus mengayomi semua agama.

Astina, 24 Januari 2021

Penulis: Azas Tigor Nainggolan

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto