Netral English Netral Mandarin
04:05wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Wajib Minum Antibiotik Kalau Sakit? Awas Nanti Resistensi

Jumat, 30-April-2021 13:15

Penggunaan antibitok harus sesuai kebutuhan.
Foto : Antibitoc
Penggunaan antibitok harus sesuai kebutuhan.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Banyak orang selalu berharap dapat obat antibiotik dari dokter ketika sedang sakit. Banyak orang berpikir, semua penyakit akan sembuh jika sudah minum antibiotik. 

Padahal, tidak semua infeksi bisa sembuh dengan antibiotik. Menurut ahli pengobatan keluarga dari Cleveland Clinic, Daniel Allan, penggunaan antibiotik yang tidak sesuai bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. 

Itu sebabnya, antibiotik harus dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Namun, banyak mitos mengenai antibiotik yang membuat orang-orang berpikir antibiotik sebagai solusi atas semua infeksi yang terjadi. 

Berikut fakta seputar antibiotik yang harus kita ketahui seperti dilansir dari berbagai sumber: 

1. Tidak semua anibiotik sama 

Ada bermacam-macam antibiotik dengan fungsi yang berbeda-beda pula. Antibiotik yang bekerja untuk infeksi saluran kemih tidak sama dengan antibiotik untuk melawan radang tenggorokan. Menggunakannya dengan keliru justru tidak akan membuat kita mendapatkan manfaat antibiotik secara efektif. 

Penggunana antibiotik secara sembarangan juga bisa menyebabkan efek samping serius, seperti infeksi yang parah dan sulit diobati. 

2. Tidak semua infeksi sembuh dengan antibiotik 

Antibiotik hanya berfungsi untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dengan kata lain, obat ini tak bisa digunakan untuk melawan infeksi virus, seperti flu atau Covid-19. 

“Ketika Anda mengunjungi dokter Anda, buatlah sespesifik mungkin tentang semua gejala yang Anda alami sehingga penyebab dan penangannya tepat," ucap Allan. 

Banyak orang menemui dokter hanya untuk meminta resep antiobiotik tanpa menceritakan gejala spesifik yang dialaminya. Tentunya, hal ini bisa mengakibatkan kesalahan fatal. 

3. Mengonsumsi antibiotik berlebihan 

Mengonsumsi antibiotik berlebihan justru akan mengakibatkan resistensi. Bakteri menjadi kebal terhadap obat dari waktu ke waktu sehingga sulit diatasi saat menginfeksi tubuh. 

"Bakteri yang resistan terhadap obat akan lebih sulit untuk diobati dan bisa berpotensi komplikasi serius,” kata Dr. Allan. Resistensi bakteri, juga bisa membuat infeksi lebih mudah menyebar. 

4. Jangan simpan antibiotik terlalu lama 

Jika Anda memiliki sisa antibiotik sejak terakhir kali Anda sakit, jangan langsung meminumnya. Seperti yang disebutkan sebelumnya, antibiotik memiliki beragam jenis dengan fungsi berbeda-beda. Kita tidak bisa berasumsi bahwa sisa obat tersebut juga bisa akan kembali memberi manfaat yang efektis. 

Mengonsumsi obat yang salah justru membuat kita berisiko mengalami efek samping dan resistensi obat di masa mendatang.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani