Netral English Netral Mandarin
16:21wib
Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016. Harga lahan di lokasi sekitaran ibu kota negara (IKN) Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kembali meningkat setelah UU IKN disahkan.
Wamenkes: Satu dari 10 Orang Indonesia Derita Diabetes, Paling Banyak di Maluku Utara

Senin, 22-November-2021 01:45

Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan.
Foto : kemkes.go.id
Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indonesia termasuk salah satu negara dengan kasus diabetes tertinggi, menempati urutan kelima secara global.

Kasus diabetes di dalam negeri bisa saja semakin meningkat, terutama dipicu oleh kebiasaan hidup tidak sehat.

"Indonesia menempati urutan kelima diabetes di dunia. Dari evaluasi kelihatan satu dari sepuluh orang di Indonesia menderita diabetes," kata Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono seperti dikutip di Jakarta, Minggu (21/11/2021).

Ia mengungkapkan, Maluku Utara menempati angka kasus tertinggi penyakit diabetes atau kencing manis di Indonesia. Hampir seperempat populasi masyarakat di wilayah itu menderita diabetes.

Selain Maluku Utara, kata Dante, wilayah lainnya yang juga mengalami penyakit yang dikenal sebagai sebutan kencing manis ini juga berada di DKI Jakarta dan kawasan sekitarnya.

Hasil survei kesehatan yang dilakukan Kemenkes RI menyebutkan sebanyak 14 persen pasien obesitas saat ini berada di Jakarta.

"Di Jakarta sekitar seperempat orang mengalami hipertensi, obesitas, diabetes. Untuk ibu-ibu lebih banyak alami metabolisme sindrom," katanya.

Dante memperkirakan jumlah itu bisa makin meningkat seiring kebiasaan hidup yang tidak sehat. 

"Studi di Jakarta pada 2026 angka diabetes diperkirakan 12,1 persen. Artinya satu dari delapan orang di Jakarta menderita diabetes. Sedangkan di sub urban, Jakarta-Depok dan lainnya angka diabetesnya bisa lebih tinggi lagi," katanya, seperti dilansir dari Antara.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi