Netral English Netral Mandarin
21:56wib
Enam belas tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) usai berlangsungnya matchday terakhir penyisihan grup, Kamis (24/6) dini hari WIB. Sejumlah daerah di provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta masuk kategori zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan virus corona (covid-19) dalam sepekan terakhir
Wanita Bercadar Rawat 70 Anjing ‘Dikeroyok’ Ormas, Polisi Turun Tangan, Netizen: Salut, Ibu Ini Amalkan Kasih Universal

Rabu, 17-Maret-2021 07:40

Ilustrasi Hesti Sutrisno dan anjing-anjingnya
Foto : Merdeka.com
Ilustrasi Hesti Sutrisno dan anjing-anjingnya
25

BOGOR, NETRALNEWS.COM - Polisi turun tangan setelah viral kasus perempuan bercadar memelihara puluhan anjing “dikeroyok” alias diprotes Ormas dan warga karena tidak setuju dengan apa yang dilakukannya dan menganggap anjing yang ditampung berisik dan merugikan.

Wanita itu adalah Hesti Sutrisno. Ia dikomplain warga di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), karena memelihara anjing. Ia kemudian kembali dipermasalahkan oleh warga di Kabupaten Bogor. Polisi memediasi warga dengan Hesti.

Di akun FB Mak Lambe Turah, perkembangan berita tersebut masih menjadi sorotan. Sejumlah netizen memberikan komentar dan dukungan kepada Hesti. 

MLT: “Apdetan kekinian gaisss.”

Asmin: “salut sama ibu ini, benar² mengamalkan ajaran cinta kasih universal.”

Lilik Purbo Wibisono DL: “Yang ngusir lebih binatang dari binatang..”

Luhut Tobing: “Yg menolak dan mengusir sepertinya perlu belajar dari hewan yg lain, jangan hanya jd kadal gurun.”

Hanny Setiawan: “Mak kalau mau donasi ibu ini bagaimana caranya.”

Tuty Handayani: “Dana operasionalnya lumayan jg nih mak.”

Totok Setyawan: “yg brisik yg reseh tuh.”

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto membenarkan hal tersebut. Namun dia mengatakan mediasi telah dilakukan.

"Sudah dilakukan (mediasi antara warga dan Hesti). (Mediasi dilakukan) Tanggal 12 Maret kemarin hari Jumat di (kantor) Kecamatan Tenjolaya," ujar Beben saat dihubungi, Selasa (16/3/2021).

Beben menambahkan, Hesti menampung 73 ekor anjing liar. Warga, lanjutnya, mempermasalahkan anjing yang ditampung Hesti karena dianggap berisik.

"Ya kalau warga komplain itu, kalau bau sih nggak, karena memang jarak tempat lokasi tersebut dengan perkampungan warga sih nggak berdekatan, agak jauh gitu ya. Kalau baunya sih nggak, kemungkinan sih dari suara. Suaranya berisik kalau waktu misalnya magrib, gitu kan, itu katanya suaranya berisik, katanya dari warga itu," ungkapnya.

Namun, dia mengungkapkan, hanya sebagian warga saja yang tidak senang dengan keberadaan anjing ini. 

"Cuma kan warga ada yang keberatan. Memang warga juga sebagian, tidak seluruh, gitu," beber Beben.

Untuk diketahui, Hesti Sutrisno juga pernah dikomplain tetangganya karena memelihara anjing. Kesepakatan pun telah dibuat dan Hesti mengurangi jumlah anjingnya dari 11 ekor menjadi 3 ekor.

"Telah dilakukan kesepakatan bersama warga sekitar terhadap keluarga Ibu Hesti tentang hewan peliharaan yang dipelihara oleh Bapak Reno dan Ibu Hesti di kediamannya," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho dalam keterangannya, Rabu (4/4/2018).

Kesepakatan itu dibuat pada Selasa malam (3/4/2018), sekitar pukul 22.30 WIB, setelah sejumlah warga mendatangi rumah Hesti. Kesepakatan itu dibuat dan disaksikan langsung ketua RT setempat, Hasyim Maskur, Binmas Pondok Benda yang kala itu dijabat Aiptu Sutanto dan perwakilan warga.

Dinukil detik.com, terdapat 4 poin kesepakatan yang dibuat keluarga Hesti dengan warga. Poin pertama ialah tentang jumlah anjing peliharaan yang harus dikurangi.

"Mengurangi jumlah anjing peliharaan Bu Hesti Sutrisno dari 11 ekor menjadi 3 ekor dan tidak berkeliaran ke luar rumah," demikian tertulis dalam kesepakatan itu.

Kesepakatan itu juga mewajibkan Hesti membersihkan kotoran hewan peliharaannya agar tidak mengganggu lingkungan. Dia juga tidak boleh menambah jumlah kucing peliharaannya yang saat ini mencapai 32 ekor.

Berikut ini isi kesepakatan warga dengan Hesti:

1. Mengurangi Jumlah anjing peliharaan Bu Hesti Sutrisno dari 11 ekor menjadi 3 ekor dan tidak berkeliaran ke luar rumah.

2. Mengurangi jumlah ayam bangkok dari 20 ekor menjadi 5 ekor atau membersihkan kotoran dan kandang ayam 2 hari sekali agar bau kotoran tidak mengganggu tetangga sekitar.

3. Tidak membiarkan kucing peliharaannya berkeliaran di sekitar lingkungan komplek dan tidak menambahkan jumlah kucingnya yang 32 ekor itu.

4. Apabila kotoran kucing peliharaan Bu Hesti mengotori lingkungan halaman dan jalanan perumahan, wajib dibersihkan oleh Bu Hesti atau keluarganya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto