Netral English Netral Mandarin
17:36wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Waspada, Alami Cegukan Bisa Pertanda Penyakit Ini!

Selasa, 17-Agustus-2021 13:20

Stres dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya cegukan.
Foto : hronline
Stres dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya cegukan.
23

JAKARTA, NETRALEWS.COM – Apakah Anda pernah mengalami cegukan? Atau Anda pernah mengalami cegukan, tetapi tidak wajar alias sering? 

Jika ya, Anda harus waspada. Pasalnya sering alami cegukan bisa menjadi salah satu pertanda Anda mengalami gangguan kesehatan atau penyakit. 

Dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Edukator dr Decsa Medika Hertanto SpPD, cegukan adalah kontraksi otot perut yang tidak kita sadari atau inginkan. Kontraksi otot utamanya otot diagfragma perut, yakni salah satu otot napas. 

Baca Juga :

“Saat itu kontraksi tanpa kita inginkan, kemudian tiba-tiba menutup pita suara kita dan menghasilkan bunyi-bunyian cegukan,” ujar dr Decsa, dikutip dari infografis yang dia bagikan, Selasa (17/8/2021).

Kondisi cegukan mungkin amat menganggu bagi sebagian orang. Cegukan bahkan bisa bertahan beberapa saat. Jika berat bahkan bisa bertahan hingga berminggu-minggu 

Baca Juga :

“Cegukan sebenarnya tidak berbahaya, namun jika sudah awet dan lama bisa jadi adalah penanda penyakit tertentu,” kata dia. 

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab cegukan sementara atau cegukan yang terjadi kurang dari 48 jam bisa terkait konsumsi soda, konsumsi alkohol, stres emosional, makan terlalu banyak dan perubahan suhu tiba-tiba. 

Baca Juga :

Sedangkan untuk peyebab cegukan menetap, yakni cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam bisa terkait berbagai gangguan. Di antaranya, yaitu:

Kerusakan saraf atau iritasi. Saraf yang terdampak yaitu saraf vagusatau phrenic yang mengontrol otot diagfragma. 

Faktor yang merusak saraf tersebut adalah tumor atau kista di daerah leher, gerd, nyeri tenggorokan atau laringitis.

Gangguan saraf pusat, yakni suatu tumor atau infeksi bisa berdampak pada saraf pusat atau dapat juga terkait trauma. Penyakitnya seperti meningitis, stroke, trauma dan kerusakan otak.

Gangguan metabolik dan obat, yakni keadaan seperti peminum alkohol berat, diabetes, gangguan keseimbangan elektrolit, gangguan ginjal, obat steroid, obat anestesi atau obat penenang.

“Jika cegukan terjadi terus menerus dapat mengganggu aktivitas harian. Yang paling terganggu adalah ketika Anda makan, aktivitas makan menjadi tidak nyaman,” terang dia.

Selain itu tidur Anda juga ikut terganggu, terutama jika akan memulai tidur. Bicara pun menjadi terhambat dan  Anda akan menjadi pusat perhatian orang-orang. Bisa juga terjadi gangguan peyembuhan luka, paska operasi.

“Cegukan tidak bermasalah jika sifatnya sementara, menjadi bermasalah jika sifatnya menetap.

Jika cegukan Anda menetap, segera konsultasi dengan dokter,” imbau dia.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP