Netral English Netral Mandarin
23:46wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Waspada, Ini Bahaya dari Konsumsi Telur Setengah Matang!

Senin, 24-Mei-2021 11:40

Omelet yang dimasak setengah matang.
Foto : 1000tastes.com
Omelet yang dimasak setengah matang.
33

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Telur merupakan salah satu sumber protein yang mudah didapatkan dan dengan harga terjangkau. Cara mengolah telur sebelum dikonsumsi juga mudah, bisa direbus atau digoreng dengan tambahan sedikit garam. 

Tidak jarang, ada juga yang mengolah dan memakan telur setengah matang. Apakah Anda salah satunya? Lantas, apakah aman konsumsi telur setengah matang?

Ternyata mengonsumsi telur setengah matang berisiko tinggi terpapar bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Konsumsi telur setengah matang memungkinkan adanya bakteri yang belum mati bernama salmonella.

Baca Juga :

"Adanya salmonella di dalam telur ayam ini membuat kita harus waspada mengkonsumsinya," kata Guru Besar Ilmu Produksi Ternak Unggas Bidang Imunogenetik Unggas - IPB University, Prof Dr Niken Ulupi dalam penjelasan virtualnya.

Prof Niken jelaskan, pada saat kondisi imunitas tubuh prima mungkin tidak menjadi masalah untuk mengkonsumsi telur setengah matang. Tapi apabila kondisi stres dan imunitas tubuh menurun, lalu konsumsi telur setengah matang maka akan menjadi masalah. 

Baca Juga :

Diketahuinya, pemanasan telur sampai kondisi setengah matang ternyata tidak membuat bakteri salmonella mati. Maka dari itu untuk menghindari infeksi salmonelosis, dianjurkan untuk konsumsi telur yang sudah matang. 

"Dengan pemanasan sampai telur setengah matang ternyata salmonella belum mati. Sehingga untuk menghindari peluang infeksi salmonelosis maka sebaiknya telur dikonsumsi matang," pesan dia. 

Baca Juga :

Salmonellosis atau infeksi salmonella adalah penyakit karena bakteri salmonella typhi yang menyerang saluran usus. Bakteri ini hidup dan berkembang di usus binatang dan manusia, menyebar dan menular melalui kotoran, makanan maupun minuman yang terkontaminasi.

Adapun mekanisme penularan salmonella adalah sebagai berikut:

Secara vertikal: 

1. Melalui pakan/air yg terinfeksi

2. Masuk ke saluran pencernaan

3. Memperbanyak diri

4. Menginfeksi dengan menembus dinding usus dan mukosa usus

5. Berhadapan dengan pertahanan limfatik

6. Menyebar ke organ lain melalui pembuluh darah 

Secara horizontal:

Terpapar sejak dari lingkungan penyimpanan telur, masuk melalui pori-pori kerabang 

Lantas, bagaimana dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang konsumsi telur ayam kampung mentah sebagai campuran jamu?

Prof Niken jelaskan, untuk ayam kampung, ayam lokal, dan ayam lokal di Indonesia, telurnya bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah. Misalnya dikonsumsi mentah secara langsung dan ditelan atau sebagai bagian ramuan jamu. 

Menurutnya, kebiasaan itu justru tidaklah masalah. Terbukti, ayam kampung yang menghasilkan telur memiliki ketahanan yang baik pada salmonella enteritis.

"Itu (konsumsi telur ayam kampung mentah) tidak masalah karena terbukti bahwa ayam kampung yang hasilkan telur tersebut memiliki ketahanan yang sangat baik pada salmonella enteritis," jelas dia.

Peenyataan ini disampaikan karena telur memiliki maanfaat untuk pertumbuhan anak, meningkatkan imunitas dan meningkatkan kecerdasan. 

Telur juga memiliki kandungan asam amino esensial yang tinggi dengan proporsi seimbang.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP