Netral English Netral Mandarin
11:19 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Waspadai Flu Tulang, Bisa Bikin Anda Lumpuh

Minggu, 29-November-2020 09:38

Waspadai flu tulang, bisa bikin Anda lumpuh
Foto : Halodoc
Waspadai flu tulang, bisa bikin Anda lumpuh
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jangan abaiknya ketikan persendian Anda terasa ngilu dan mulai sakit-sakit. Apalagi ketika ada demam hingga 40 derajat celcius.

Rasa nyeri pada bagian sendi dan disertai demam, terkadang diartikan sebagai flu tulang. Namun, tidak ada penjelasan yang pasti mengenai jenis penyakit yang satu ini. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan flu tulang?

Di dalam dunia medis sebenarnya tidak ada istilah flu tulang. Namun, beberapa penyakit seperti Chikungunya dan osteomelitis, tidak jarang disebut sebagai flu tulang.  Dilansir dari laman halodoc, untuk mengetahui alasan kedua penyakit itu sering dianggap flu tulang, ada baiknya Anda mengenali kedua jenis penyakit tersebut.



Memahami Penyakit Chikungunya
Chikungunya disebabkan oleh virus yang ditularkan dari nyamuk yang sudah terinfeksi kepada manusia. Nyamuk yang dapat menularkan virus ini adalah nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti.  Chikungunya terkadang juga diklasifikasikan ke dalam virus rematik karena efeknya terhadap sendi. Chikungunya sering dianggap sebagai flu tulang karena memengaruhi persendian.

Virus genus Alphavirus yang ditularkan oleh nyamuk tersebut, dapat membuat seseorang yang terinfeksi mengalami beberapa gejala berupa:
Demam hingga 400 Celcius dan sendi membengkak.
Merasakan kelelahan, pusing, sakit otot, mual, dan timbul ruam-ruam di kulit.
Muncul rasa sakit pada sendi bagian pergelangan kaki, punggung bawah, lutut, antar tulang jari, atau pergelangan tangan.

Gejala tersebut umumnya dapat berlangsung selama sekitar 3 hari. Meski jarang berakibat fatal, virus tetap dapat tinggal di dalam tubuh selama sekitar 7 hari. Pada jangka waktu ini, nyamuk lain yang menggigit penderita dapat ikut terinfeksi virus penyebab chikungunya. Mereka yang sudah pernah terinfeksi akan memiliki kekebalan seumur hidup terhadap chikungunya.

Mengenali Osteomelitis
Berbeda dengan Chikungunya, osteomelitis yang merupakan infeksi tulang disebabkan oleh bakteri yang menyerang tulang. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat terserang penyakit ini. Biasanya, bagian tulang yang terinfeksi adalah tulang yang memiliki ukuran panjang, seperti tulang kaki dan lengan pada anak-anak, serta tulang kaki, panggul, dan tulang belakang pada orang dewasa.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh terinfeksi beberapa jenis organisme atau bakteri. Salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut masuk ke dalam aliran darah dan menginfeksi bagian tulang tertentu. Infeksi ini juga dapat menyebar melalui aliran darah ke bagian tulang lainnya.

Bakteri atau organisme yang menyebabkan osteomelitis dapat masuk ke dalam tubuh dengan beragam cara, bisa dari luka yang dalam, operasi perbaikan fraktur tulang (tulang retak atau patah), atau operasi pergantian pinggul.

Osteomelitis biasanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti:
Nyeri di bagian yang terinfeksi dan munculnya bercak kemerahan, disertai dengan demam dan meriang.
Merasakan tidak enak badan, bagian yang terinfeksi akan tampak mengering, membengkak, kaku atau mengalami kelumpuhan.
Demam dan sakit pada bagian tulang yang merupakan bagian dari gejala penyakit ini membuatnya terkadang diartikan sebagai flu tulang.

 

Reporter : sulha
Editor : sulha