• News

  • Wisata

Ingin Sukses jadi Tour Leader, Ikuti Cara Ini

Tour leader harus pandai menempatkan diri.
intrepid
Tour leader harus pandai menempatkan diri.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tedjo Iskandar, Tour Leader Freelance Senior Indonesia mengatakan, perkembangan teknologi merubah seluruh tatanan cara orang ketika hendak berlibur. Semua semakin mudah, efisien dan terukur,

“Saat tahun 1994 menjadi TL freelance, seluruhnya manual. Mulai dari pesan tiket pesawat, mengatur urutan kursi pesawat, hingga membeli peta untuk mengetahui lokasi yang akan dikunjungi selanjutnya. Bahkan masih banyak manual guide lainnya yang harus dimiliki. Dan ini menjadi tidak ringkas,” cerita Tedjo yang kini menjadi Founder TTC Travel Mart, dalam siaran persnya, Minggu (12/1/2020).

Meski demikian, Tedjo pun berpesan ke para member Table 38, jangan seluruhnya di digitalisasi. Sebab ada beberapa hal meski terkesan kuno, tidak kekinian namun berperan penting.

“Cue Card atau catatan tentang poin-poin penting harus tetap dibawa. Ini memang jadul, tapi ini tidak dapat tergantikan oleh digitalisasi. Dari cue card ini kita dapat mencatat hal-hal apa saja yang akan dikerjakan selanjutnya dan apa yang harus dijelaskan ke rombongan wisatawan,” pungkas Tedjo.

Dalam kesempatan tersebut, Tedjo pun menegaskan, jangan sekali-kali tidak disiplin dengan waktu. Sebab imbasnya harus menanggung denda yang jumlahnya tidak sedikit. Eropa sangat disiplin dengan waktu. Disini, sebagai seorang TL harus tegas ke para klien.

“Dan seorang TL pun harus pandai menempatkan diri, kapan harus disiplin dan kapan saat bercanda. Selain itu, seorang TL pun tak ubahnya seorang psikolog. Harus mengetahui beragam karakter kliennya. Yang perlu digaris bawahi pula, perlakukan klien kalian sebaik mungkin hingga mereka senang,” pungkas Tedjo.

Editor : Sulha Handayani