Netral English Netral Mandarin
15:48wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Wow! Parkir Sepeda Motor di DKI Bakal Dipatok Rp18.000 Perjam, Mustofa: Lebih Murah Naik Ojek Online

Senin, 05-Juli-2021 10:15

Ilustrasi parkiran sepeda motor
Foto : Info Bintaro
Ilustrasi parkiran sepeda motor
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Mustofa Nahrawarday menanggapi rencana  biaya parkir di DKI jakarta bakal bisa mencapai Rp18 ribu per jam.

“Bos Ojek Online mana neh....daripada bawa motor sendiri, kan lebih murah naik ojek online kan?” kata 

Sebelumnya dinukil Kumparan.com, rencana revisi tarif parkir baru tak hanya dikenakan untuk mobil pribadi saja, tapi jenis kendaraan lain seperti sepeda motor, truk, bus, dan sepeda.

Ya, bila sebelumnya sudah kita bahas besaran tarif tertinggi untuk mobil pribadi, yang bisa sampai Rp 60 ribu per jam, lalu bagaimana untuk sepeda motor?

Berdasarkan presentasi yang disampaikan Kasubag Tata Usaha UP Perparkiran Dishub DKI Jakarta Dhani Grahutama, kenaikan besaran tarif untuk sepeda motor bisa sampai 3 kali lipat.

Sebelum berlanjut. Perlu diketahui terkait penggolongan lokasi parkir. Pertama KPP (Kawasan Pengendali Parkir) Golongan A, yaitu lokasi di mana jalan utamanya sudah terintegrasi dengan angkutan umum massal.

Dhani mencontohkan salah satunya adalah Jalan Gajah Mada yang masuk dalam koridor utama angkutan umum massal. Sementara kedua ada KPP Golongan B, dengan jarak yang lebih jauh lagi dari angkutan massal.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi