Netral English Netral Mandarin
18:07wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Yunarto 'Semprot' Epidemiolog UI yang Kritik Sandiaga Soal Promosi Wisata di Masa Pandemi

Selasa, 20-Juli-2021 00:10

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya 
Foto : Istimewa
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya 
39

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menyindir Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono atau yang menamakan diri Juru Wabah.

Sindiran dilontarkan Yuanrto gara-gara Pandu mempersoalkan langkah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengirim delegasi ke Amerika Serikat (AS) untuk mempromosikan wisata Indonesia.

Menurut Yunarto, logika Pandu ngawur. Pasalnya, ia menyebut para menteri bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing sehingga tidak bisa disamaratakan seolah semua menteri harus berfungsi seperti Menteri Kesehatan (Menkes).

"Ini orang logikanya makin ngawur, jadi semua menteri harus berfungsi seperti Menkes? Ya semua ada tupoksi sesuai sektor masing-masing...," tulis Yunarto di akun Twitter-nya, Senin (19/7/2021).

Yunarto menambahkan, jika mengikuti logika Pandu, maka semua menteri bakal menjadi Juru Wabah, bahkan bisa nyambi sebagai juru kampanye (jurkam).

Soal jurkam, diduga Yunarto menyindir Pandu yang kerap memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mengkritik kebijakan pemerintah pusat.

"Kalo gini logika yang anda pake, silahkan menteri parekraf abaikan kepentingan pelaku pariwisata & UMKM kreatif, menteri pertanian abaikan para petaninya, semua jadi juru wabah aja seperti anda (sekalian bisa nyambi jadi jurkam pula).... Ngawur blaz!!!" sindir @yunartowijaja.

Sebelumnya, Pandu Riono menyentil Menparekraf Sandiaga Uno yang mengirim delegasi ke Amerika Serikat untuk promosi wisata Indonesia.

Menurutnya, mempromosikan pariwisata di saat kondisi bangsa sedang sulit akibat pandemi Covid-19, merupakan langkah yang kurang tepat.

"Mas @sandiuno ngapain promosi pariwisata sih saat-saat sulit," tulis @drpriono1, Senin (19/7/2021).

Seharusnya, kata Pandu, Sandiaga berempati kepada rakyat dan ikut mengendalikan pandemi dengan mempromosikan soal protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, dan memakai masker) dan membantu melakukan TLI (Tes-Lacak-Isolasi).

"Mbok punya empati, @Kemenparekraf seharusnya membantu rakyat untuk kendalikan pandemi, mempromosikan 3M dan bantu Tes-Lacak-Isolasi. Ayo dong," cuit Pandu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli