Netral English Netral Mandarin
05:22 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Anies Positif Covid 19, Pengesahan APBD DKI 2021 Terancam Molor

Selasa, 01-December-2020 14:32

Istimewa
Foto : Gubernur Anies Positif COVID-19.
Istimewa
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19. Meski demikian, Anies akan tetap bekerja memimpin rapat-rapat virtual dan melakukan isolasi mandiri.

Jadwal ketok palu APBD DKI 2021 yang direncanakan pada 7 Desember pun terancam batal. Sebab, penandatanganan APBD 2021 harus dihadiri gubernur yang diusung PKS dan Gerindra itu.

"Sudah dibicarakan di Bamus, sambil lihat perkembangan saja. Biasanya kan kalau di cek diluar akan berbeda hasilnya," kata anggota Fraksi PKB, Jamaludin Lamanda, Selasa (1/12/2020).



Karenanya, mantan anggota DPRD DKI Fraksi Hanura itu pun merasa optimis akan tepat waktu 7 Desember."Yah kita lihat lah perkembangannya. Mudah-mudahan ada kabar positif kedepan," imbuhnya.

Sebelumnya, gubernur Anies menyampaikan, dirinya dinyatakan positif COVID-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa dini hari (1/12/2020). Pada Senin siang (30/11/2020), Gubernur Anies memang telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota DKI Jakarta. 

Sebelumnya, pada Rabu (25/11/2020), Gubernur Anies juga telah melakukan tes usap PCR rutin dan saat itu hasilnya juga negatif. Pada hari Minggu (29/11/2020), usai Wagub Ariza dinyatakan positif COVID-19, Gubernur Anies juga sempat melakukan tes usap antigen dan hasilnya negatif. Memang beberapa hari sebelumnya, Gubernur Anies intens bertemu dengan Wakil Gubernur Ariza untuk rapat berdua.

Gubernur Anies menyebut, saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala. “Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” ujarnya Selasa pagi (1/12/2020).

Saat ini, lanjut Gubernur, seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor, telah dilakukan tes usap PCR. “Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi,” ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : widi