Netral English Netral Mandarin
23:31 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Awal Pekan Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Ini Penyebabnya

Senin, 14-December-2020 17:40

Ilustrasi Rupiah
Foto : Istimewa
Ilustrasi Rupiah
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup melemah tipis.

Rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.095 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.080 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (14/12/2020), mengatakan rupiah semestinya dapat menguat hari ini seiring sentimen yang cenderung positif dari global dan domestik.

"Harusnya rupiah bisa menguat mengikuti arus. Nilai tukar emerging markets terlihat menguat. Indeks saham Indonesia pun sedang menguat," ujar Ariston.

Dari eksternal, sentimen positif datang dari dari persetujuan penggunaan darurat vaksin Pfizer oleh BPOM AS, Food and Drug Administration (FDA).

 

Persetujuan penggunaan vaksin tersebut menyusul persetujuan yang sudah diberikan oleh Inggris, Kanada dan Bahrain. Penggunaan vaksin diyakini bisa mempercepat pemulihan ekonomi global.

Meski ditutup melemah, lanjut Ariston, rupiah masih berpotensi untuk kembali menguat.

"Rupiah masih terlihat berkonsolidasi dekat level support. Belum terlihat tren pelemahan baru. Jadi peluang untuk penguatan di kemudian hari masih terbuka," kata Ariston.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.103 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.095 per dolar AS hingga Rp14.120 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.158 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.102 per dolar AS.



Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli