Netral English Netral Mandarin
05:36 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Haikal Hassan Dilaporkan karena Mimpi Bertemu Rasul, RG: Intelektualitas Bangsa Drop

Senin, 21-December-2020 11:32

Pengamat Politik Rocky Gerung (RG) angkat bicara terkait kasus Ustaz Haikal Hassan.
Foto : Go Politik
Pengamat Politik Rocky Gerung (RG) angkat bicara terkait kasus Ustaz Haikal Hassan.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung (RG) angkat bicara terkait kasus Ustaz Haikal Hassan yang dilaporkan karena mimpi bertemu Rasulullah.

Menurut RG, apabila bermimpi bertemu siapapun terjadi karena momentum masa lalu. Mimpi juga terjadi di dalam alam bawah sadar, kemudian terunggah dalam mimpi pada suatu kondisi.

"Haikal mengalami yang semacam itu. Siapa yang membuktikan itu menghina atau pelecehan? Itu kegembiraan dari si pemimpi," kata RG, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Senin (21/12/2020).



RG tegaskan bahwa mimpi memiliki status metafisika. Lantas dipertanyakan, bagaimana cara memeriksa status metafisika kasus tersebut. "Gejala norak baru," sambung dia.

RG juga mengetahui, selain Ustaz Haikal, ada orang yang mengalami hal serupa. Sebut saja kala Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono yang pernah memberi kesaksian bertemu Yesus dalam mimpi.

"Keadaan kita hari ini di-norak-kan oleh keinginan untuk mengkriminalkan orang. Jadi seluruh hidup kita sebetulnya dalam tiga tahun terakhir ini disibukkan dengan hal-hal semacam itu," jelas RG.

Menurutnya, saat ini kita masuk ke dalam keadaan seakin paranoid. Pasalnya kekuasaan tidak lagi mampu untuk menentukan, mana yang harus ditangkap dan semua seolah dijadikan sebagai objek untuk penghukuman.

"Kan ini menunjukkan bahwa ada intelektualitas bangsa yang drop. Bangsa yang mengalami pembodohan ini akan menahan laju Indonesia untuk bersaing di dunia global," kata RG.

RG mempertanyakan, mana ada pertandingan di kancah global soal melaporkan orang yang bermimpi. "Itu udah gila," tegas dia.

Bagi RG, keadaan bangsa saat ini menarik bagi pada peneliti. Peneliti bisa melihat kondisi psikis bangsa, terutama kondisi kejiwaan elit politik.

"Benar-benar sudah masuk dalam tahap irasional politik. Kita masuk dalam politik irasional," ujar dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani