Netral English Netral Mandarin
02:32 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Bang Yos, Sang Penerima Anugerah Kosala Jayakarta

Jumat, 11-December-2020 07:37

Mantan Gubernur DKI Jakarta Letjen (Purn) Sutiyoso
Foto : Antara
Mantan Gubernur DKI Jakarta Letjen (Purn) Sutiyoso
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Letjen (Purn) Sutiyoso mendapatkan penghargaan Kosala Jayakarta 2020 dari KITA (Kerapatan Indonesia Tanah Air) yang diserahkan bersamaan pergelaran KITARUPA 2020.

"Kosala Jayakarta 2020, untuk pertama kalinya diberikan pada Bang Yos, yakni Letjen (Purn) Sutiyoso, Gubernur Jakarta 1997-2007 yang mengantarkan kota ini melewati pergantian milenium," kata Ketua Umum KITA Taufik Rahzen, dalam pernyataannya, di Jakarta, Kamis (10/12/20).

Menurut dia, kosala berarti anugerah, penghargaan dan penghormatan yang diberikan pada seseorang atau lembaga karena keteguhan, kebijaksanaan dan pengaruh kekuasaan yang ditimbulkannya.



Jayakarta adalah kota kemenangan yang kini dimaksudkan sebagai Jakarta yang menjadi ibu kota negara, rujukan ibu kota bangsa.

Dengan demikian, kata dia, Kosala Jayakarta merupakan penghargaan yang diberikan warga, atas keteguhan, kebijaksanaan dan pengaruh kekuasaan yang ditimbulkannya bagi perkembangan sebuah kota, baik kota dalam sejarah maupun dalam jiwa.

Taufik menjelaskan Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso pantas mendapatkan penghargaan itu karena semasa kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI merupakan era transformasi besar dalam berbagai sendi kehidupan.

"Kenapa Bang Yos? Karena beliau menjadi pemimpin di masa transisi. Ada lima presiden ketika beliau jadi gubernur dan kebijakan-kebijakannya yang akhirnya terus dirasakan manfaatnya, seperti penghijauan penataan Monas, hingga hal-hal kecil," ujarnya.

Penghargaan itu, kata dia, sengaja diberikan saat gelaran KITARUPA yang merupakan semacam jambore para seniman atau pemerhati seni berbagai genre yang berlangsung sebulan penuh selama Desember 2020.

"Di tengah kesulitan situasi pandemi, kita tetap membutuhkan imaji, spirit untuk terus berkarya agar terus eksis sehingga pandemi dimaknai bukan sekadar wabah yang menakutkan, tetapi menjadi momentum untuk terus berkreativitas menunjukkan jati diri sebagai manusia," kata Taufik.

Camel Lubis selaku Ketua Panitia KITARUPA 2020 menjelaskan keunikan pergelaran tersebut karena meski berlangsung di tengah pandemi mampu menyatukan banyak seniman di akhir tahun, termasuk pemberian penghargaan Kosala Jayakarta 2020.

Pergelaran KITARUPA 2020 selalu menampilkan orasi budaya, pemutaran film, "takshow", hingga lelang karya seni yang hasilnya disalurkan untuk kemaslahatan bersama.

"Ini unik. Bagaimana di Desember masa pandemi ini menghargai dan menutup tahun yang sangat penting. Memberikan penghargaan kepada Bang Yos yang sudah memberikan banyak kebaikan merubah Jakarta menjadi luar biasa," pungkas Camel.

Sementara itu, Sutiyoso mengapresiasi para seniman yang tetap menginspirasi di tengah situasi pandemi, serta tetap bersemangat untuk terus menghasilkan karya-karya yang luar biasa.

"Bahwa para seniman masih menginspirasi dan semangat, tidak loyo gitu ya. Tetapi saya ingatkan tetap menjaga protokol kesehatan, itu yang paling penting. Saya juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan," kata Bang Yos dinukil Antara.

Reporter :
Editor : Taat