Netral English Netral Mandarin
15:13 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Diego Maradona Meninggal Dunia Usai Bedah Otak, Ini Penyebabnya

Kamis, 26-November-2020 07:42

Diego Maradona
Foto : Prensa Libra
Diego Maradona
19

BUENOS, NETRALNEWS.COM - Diego Maradona dikabarkan meninggal dunia pada usia 60 tahun setelah menderita serangan jantung. Legenda sepak bola itu mengalami serangan jantung di rumahnya hanya dua minggu setelah meninggalkan rumah sakit usai menjalani operasi di otaknya.

Maradona, yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa, membantu Argentina memenangkan Piala Dunia 1986. Dia juga bermain sepakbola untuk Boca Juniors, Napoli dan Barcelona. Ia dipuja oleh jutaan orang di seluruh dunia karena kemampuannya yang brilian.

Namanya semakin terkenal ketika gol yang terkenal "Tangan Tuhan" membantu Argentina menyingkirkan Inggris di Piala Dunia 1986. Kariernya juga diwarnai dengan kontroversi karena kecanduan narkoba dan alkohol.



Outlet berita di Argentina menyampaikan berita pada Rabu sore waktu Inggris, menggambarkan berita meninggalnya Maradona telah memiliki dampak di seluruh dunia.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Maradona. Maradona meninggalkan rumah sakit pada 11 November 2020 hanya delapan hari setelah dirawat untuk operasi otak darurat.

Maradona dirawat di rumah sakit pada minggu sebelumnya dan harus menjalani operasi darurat untuk menghilangkan pembekuan darah dari otaknya.

Pengacaranya, Matias Morlahas mengatakan, pria berusia 60 tahun itu akan terus mendapat perawatan karena ketergantungan alkohol.

Maradona, telah beberapa kali dirawat di rumah sakit sejak pensiun. Dia hampir meninggal karena gagal jantung akibat kokain pada tahun 2000 dan menjalani rehabilitasi selama bertahun-tahun.

Maradona, yang terkenal memiliki gaya hidupnya sendiri, menjalani operasi bypass lambung untuk menurunkan berat badan pada tahun 2005, dan sekali lagi dirawat di rumah sakit dua tahun kemudian karena hepatitis yang disebabkan oleh alkohol, demikian seperti diberitakan daily mail.

Selamat jalan Maradona

Reporter : Anto
Editor : Anto